Monday, June 5, 2017

Sinopsis Drama Taiwan Le Jun Kai Episode 1

Raja SinopsisLe Jun Kai atau juga dikenal dengan Unconditional Love merupakan web drama Taiwan 2013 yang bagus dari Sohu. Pemain utamanya sudah dikenal di kalangan pecinta serial Taiwan, yakni Peter Ho dan Janine Chang. Sebelumnya kedua pernah beradu akting di serial Ring Ring Bell. Ikuti terus artikel ini untuk mengetahui cerita lengkap sinopsis drama Taiwan Le Jun Kai episode 1.

Drama Taiwan 2013 Le Jun Kai Episode 1


Sinopsis Le Jun Kai Episode 1, Sinopsis Drama Le Jun Kai Episode 1, Sinopsis Le Jun Kai Ep 1, Le Jun Kai Episode 1 Recap.
Le Jun Kai Episode 1 Recap 1.

Beberapa pria yang berprofesi sebagai debt collector menghajar seorang pria, Le Jun Kai namanya (Peter Ho), hingga berdarah-darah. Bos renternir yang membawahi para debt collector itu meminta Jun Kai untuk menandatangani kontrak yang disodorkannya. “Biarkan Ye Zi pergi,” pinta Jun Kai, “Perusahaan ini milikmu. Hidupku juga jadi milikmu.”

Bos renternir melempar kontrak. Dia tiarap dengan wajah menghadap Jun Kai. “Apa sakit?” tanyanya meledek, dan menegaskan, “Perusahaanmu pasti jadi milikku.”

Bos renternir menambahkan, “Le Jun Kai, biar kukatakan padamu. Aku akan mengambil uangmu kapanpun kumau...” Mata bos renternir menatap seorang wanita yang sedari tadi dipegang para debt collector yang lain. Namanya Li Ye Zi (Janine Chang). “Juga wanitamu, dan semua wanita yang kau pedulikan,” lanjut bos renternir, “Aku akan menjaganya dengan lebih baik.”

Jun Kai memohon supaya bos renternir melepaskan Ye Zi.

Tentu saja permintaan itu membuat bos renternir terkekeh. Dia mencekik Jun Kai, menyuruhnya bangun. Ye Zi berteriak-teriak, meminta bos renternir tidak sebiadab itu. Bos renternir tak peduli. Dia terus mencekik Jun Kai, hingga Jun Kai berdiri, lalu dia mengatakan, “Tuan Le, biar kuberitahu kau sesuatu: wanita ini tahu kalau kau membunuh Papanya! Tapi dia masih mau dinikahi olehmu. Huh, keluarga bodoh!” Jun Kai dan Ye Zi saling tatap. Mereka menggeleng, seolah tak percaya dengan apa yang terjadi pada hidup mereka.

*

Cerita pun bergulir sebulan sebelumnya. Saat itu bos renternir dan para debt collector-nya datang menemui Jun Kai di sebuah ruangan. “Ada sesuatu, yang kau curi tapi kau tidak bisa memilikinya. Orang lain memberikannya padamu tapi kau tidak bisa memakannya,” kata bos renternir, yang belum selesai dikatakan langsung dipotong oleh Jun Kai.

“Tidak banyak yang bisa kuberikan padamu disini,” sahut Jun Kai. Anak buah bos renternir mendekati Jun Kai. Begitu dia mau menunjuk-nunjuk, Jun Kai menangkap jarinya dan menariknya ke atas, membuat anak buah bos renternir kesakitan. Jun Kai melepasnya.

Bos renternir meminta Jun Kai tidak perlu memakai kekerasan, toh mereka berdua bukan berasal dari kalangan mafia. Mereka pebisnis. Segala sesuatu bisa dibicarakan untuk dicarikan solusinya. “Qing Kui Cha Ye adalah perusahaan yang menguntungkan. Kau tidak bisa memilikinya sendiri. Mengapa kau tidak memberikannya ke perusahaanku, Li He. Toh tetap masih tersimpan di dalam keluarga.”

“Kau mungkin sudah tidak hidup lagi untuk melihatnya,” Jun Kai berkata pelan tapi tajam.

“Meskipun kau mempunyai masalah dengan Li He, tapi kau suaminya Ye Zi – menantu Li He,” kata bos renternir, tapi meralat ucapannya sendiri. Dia lupa jika Jun Kai dan Ye Zi sudah bercerai. “Oiya,
Ye Zi masih ada di kota ini. Dia belum pergi. Satu malam sebagai suami istri, cinta masih bersemayam lebih dari seratus kali...”

Jun Kai mengambil gelas dan memotong kata-kata bos renternir. “Direktur Lei, semoga bisnismu makmur,” katanya lalu meneguk air dalam gelasnya.

Bos renternir dan para debt collector pergi. Di luar, mereka berhenti. Bos renternir bertanya pada anak buahnya, apakah Ye Zi benar-benar masih berada di dalam kota? Anak buahnya yang bernama Ah Kun mengiyakan, sembari memberikan info tambahan jika Jun Kai juga mencari Ye Zi beberapa tahun belakangan tapi belum bisa menemukannya. “Kurasa Ye Zi sengaja menghindarinya,” komen Ah Kun.

Di sisi lain, Jun Kai memanggil anak buahnya yang bernama Ah Wen. Dia memintanya mencari Ye Zi.

*

Ye Zi sendiri berada di sebuah pemukiman padat penduduk, dimana dia tinggal bersama putranya, Tian Tian namanya. Begitu terbangun dari tidurnya, dia segera meng-SMS temannya untuk memberi kabar jika dirinya mau izin setengah hari karena Tian Tian sakit.

Ye Zi membuatkan bubur untuk Tian Tian yang baru bangun beberapa saat setelah dirinya. Dia menyuapi Tian Tian. Beberapa suap, Tian Tian meminta Mamanya untuk ikutan makan, tapi Ye Zi mengaku tidak lapar dan menyuruh Tian Tian saja yang makan lalu minum obat.

Sehabis menyuapi Tian Tian, Ye Zi pergi ke kamar dan mengambil kaleng waktunya. Dia mengambil korek gas berwarna emas. Mendadak pikirannya segera teringat pada Jun Kai yang telah memberikan korek itu padanya dan berjanji tidak merok*k lagi.

*

Dalam satu kilas balik, Ye Zi sempat menanyakan apa alasan Jun Kai menikahinya dan menyarankannya untuk meminta apapun yang Jun Kai butuhkan. Karena Papanya akan memberi apapun yang Jun Kai butuhkan. Jun Kai menjawab, “Aku tak membutuhkan apapun. Yang kuinginkan hanyalah dirimu.”

*

Ye Zi tiba di tempat kerjanya dan bosnya langsung menyindir. Dia meminta maaf, dan langsung pergi ke ruang ganti. Di sana, dia bertemu dengan rekan kerjanya, namanya Qiao Jie, yang menanyakan kenapa Ye Zi terlambat datang sekali?

Ye Zi memberitahu jika demam Tian Tian semalam memburuk. Qiao Jie menatap Ye Zi. Dia menangkap raut wajah Ye Zi terlihat kelelahan dan menyarankannya untuk beristirahat saja. Dia mengaku masih sanggup menggantikan pekerjaan Ye Zi, dan mengeluhkan tentang kecilnya pekerjaan yang mereka lakukan dan kecilnya gaji yang mereka terima. Dengan kalem Ye Zi mengungkapkan jika dirinya butuh pekerjaan itu, meskipun kecil. Lebih-lebih posisinya tak punya tabungan setelah Tian Tian sakit serius sebelumnya. Dia optimis dengan gaji yang kecil itu masih bisa mencukupi kebutuhan hidupnya.

Qiao Jie hanya geleng-geleng kepala melihat ketekunan Ye Zi. “Kau ini bodoh atau bagaimana? “Berdasarkan kualitasmu, mengapa kau bekerja di toko kecil ini? Bekerja keras setiap hari dan hanya memperoleh sedikit,” tanyanya, “Apa kau dalam masalah? Atau kau sedang bersembunyi dari seseorang?”

Ye Zi meminta Qiao Jie tidak memikirkan hal yang aneh-aneh. Dia menegaskan tidak sedang bersembunyi dari siapapun. Bos Ye Zi dan Qiao Jie berteriak untuk memberitahu jika ada tamu untuk Ye Zi.

Segera Ye Zi datang ke ruangan dan menemukan Ah Wen, yang memperkenalkan dirinya sebagai anak buahnya Jun Kai. Melihat Ah Wen, pikirannya langsung mengingat hal-hal buruk dari Jun Kai.

*

Dalam kilas balik yang sangat singkat, Ye Zi ingat jika Jun Kai pernah mengatakan, “Apa kau tahu istriku Xiao Cai? Hanya Xiao Cai yang boleh memanggilku begitu!” Di lain kesempatan Jun Kai mencekik Ye Zi, “Hidupmu digunakan untuk membayar hutang.” Papanya sendiri meminta Ye Zi untuk kabur. Kilas balik selesai.

*

Setelah kembali pada dirinya sendiri, Ye Zi langsung kabur dari ruangan tersebut. Qiao Jie yang melihatnya segera menghampiri. Khawatir ada apa-apa dengan Tian Tian, dia menyarankan Ye Zi untuk pulang saja dan beristirahat. Ye Zi setuju.

Di jalan pulang menuju rumahnya, ada beberapa pria tak dikenal menyegatnya dan menutupi kepalanya dengan karung. Dia berhasil lolos setelah Ah Wen menghajar mereka semua.

Ye Zi pulang. Dia melihat Tian Tian ketakutan, dan menanyakan keberadaan Papanya. Segera dia mengingatkan Tian Tian lagi untuk tidak membicarakan Papa lagi. “Tapi aku takut. Jika Papa disini, maka aku tidak akan takut, Mama juga tidak akan takut.” Ye Zi berbohong kalau dirinya tidak takut. Tapi Tian Tian tahu Mamanya berbohong, karena dia mendengar suara tangisan Mamanya. Dia kemudian memberikan Ye Zi bakpao pemberian tetangga sebelah rumah.

Ah Wen kembali untuk menginformasikan jika dirinya sudah bertemu dengan Ye Zi. “Dia memiliki seorang anak,” beritahunya, “Selain itu, ada beberapa orang yang ingin menculik Nona Li hari ini.” Jun Kai kaget.

Baca kelanjutan drama Taiwan 2013 terbaik ini melalui link: Sinopsis Le Jun Kai Episode 2.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis Drama Taiwan Le Jun Kai Episode 1

0 komentar:

Post a Comment