Friday, August 5, 2016

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1Sinopsis Drama China Love At Seventeen episode 10 bagian kedua, Peter patah hati melihat Hao Yi mengungkapkan cinta pada Alice. Ia pun bertanya pada Shu Lei, “Bila kamu sangat menyukaiku, maka aku tak keberatan berkencan denganmu.” Shu Lei tak sudi jadi cadangan. Apa yang terjadi berikutnya?

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Shu Lei bertemu Peter secara tak sengaja di kantor, Shu Lei tampak bingung ketika Peter bertanya, “Apakah kamu sudah memikirkan mengapa aku sudah tak peduli lagi pada Alice setelah bertemu denganmu lagi?” Shu Lei gemetar kala Peter mengatakan bahwa ia bersedia mendekatinya bila Shu Lei bersedia untuk menyingkirkan rasa gengsinya yang tinggi untuk menunjukkan perasaannya. Shu Lei memanggil Peter agar ia tak meninggalkannya, namun ia kehilangan keberaniannya saat melihat tatapan mata Peter yang penuh harap.

Meskipun Peter menasihati Alice agar ia menunggu hingga ingatannya kembali sebelum akhirnya memulai sebuah hubungan, Alice tak bisa berhenti memikirkan tentang Hao Yi sepanjang hari. Ia sadar betul bahwa dirinyalah yang telah mengakibatkan Hao Yi menjauh, namun kemudian menyadari bahwa ia sangat merindukannya. Mata Alice bersinar cerah saat melihat Hao Yi yang berdiri tak jauh darinya. Hao Yi mendengking begitu melihat ke arah arlojinya, lalu berlari secepatnya menyusuri jalan. Alice mengejarnya sembari memanggil-manggil namanya. Peristiwa ini dirasa sangat familiar oleh Alice, seolah ada kenangan yang muncul di kepalanya. Dengan tersenyum manis, Alice yang akhirnya berhasil mengejar Hao Yi berteriak, “Aku ingat siapa yang kusukai saat aku berumur 17 tahun!”

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Hao Yi merasa takjub bisa bertemu dengan Alice dan mendengar pernyataannya bahwa dirinyalah yang disukai Alice 13 tahun lalu. Tanpa berkata apa pun, Hao Yi menyerahkan pudding yang telah dibelinya. Rupanya ia berlari hanya untuk membeli pudding itu.

Sungguh romantis, bukan? Kalau kau ingat, pudding favorit Alice adalah yang dijual oleh pedagang kaki lima yang menjualnya hanya sebentar saja tiap harinya.

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Meskipun telah mendengar pernyataan Alice bahwa Hao Yilah yang disukainya di masa-masa sekolah dulu, ia tetap tak memercayainya. Dengan frustrasi, Hao Yi menegaskan bahwa Alice sama sekali tak menunjukkan tanda-tanda bahwa ia menyukainya. Alice bergumam pada dirinya sendiri, “Hao Yi sungguh bodoh! Aku seharusnya melakukan ini ketika aku berumur 17 tahun!”

Alice mendatangi Hao Yi dengan ekspresi penuh kebulatan, memegang kepala pria itu dan mencium bibirnya. Dengan malu-malu, ia menjauh dari Hao Yi yang kebingungan, lalu berkata, “Aku berutang ini padamu saat berumur 17 tahun.”

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Hao Yi tak ingin membuat Alice berjalan di atas bom yang baru saja dijatuhkannya, kemudian membuat pernyataannya sendiri, “Kamu juga berutang ini pada aku yang berumur 30 tahun ini,” begitu Hao Yi menarik Alice ke dalam pelukannya dan memberikan ciuman yang lebih tepat untuk usia mereka.

Mereka tertawa bersama-sama saat mengingat berbagai kenangan yang diingat Alice, Hao Yi sekali lagi berusaha untuk menebak-nebak siapa sosok misterius Peter yang dimaksud oleh Shu Lei, dan mengapa Alice telah menolak tawarannya untuk berdansa di malam itu. Alice yang masih berusaha menutupi rahasia Peter, menolak untuk menjawab pertanyaan pertama Hao Yi, namun hanya menatapnya dengan penuh tanda tanya, ketika Hao Yi melontarkan pertanyaan apakah Alice menolaknya saat itu karena Cheng Qi Tai (seorang murid yang sangat terkenal di sekolah, yang pernah tertangkap basah berada di tenda bersama Alice, dan juga bocah yang suka membully Peter).

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Menyadari bahwa Alice hanya mampu mengingat kenangan indah, Hao Yi berpikir bahwa membuat Alice bahagia adalah hal terpenting.

Begitu hubungan mereka telah tegas, kedua orang itu menikmati arapan bersama sebagai sepasang kekasih.

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Hao Yi bergumam dengan sebal mendengar suara saudara kembarnya yang berlari keluar kamarnya dan memaksanya untuk menghentikan ciumannya. Ia akhirnya membuat sarapan berbentuk jantung hati untuk kekasihnya.

Xiao Fen yang mengamati Hao Yi dan Alice dengan curiga, ia akhirnya melihat jelly yang berbentuk jantung hati di atas roti panggang. Xiao Fen berteriak, “Aku sudah menduganya!” ketika kakaknya mengakui bahwa ia dan Alice kini adalah sepasang kekasih.

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

Alice diberikan semangat oleh Hao Yi untuk mulai menjalin pertemanan sekarang. Alice kemudian mulai memberikan pertanyaan-pertanyaan pada rekan-rekan kerjanya yang tampak kebingungan, hanya demi mengetahui mereka dengan lebih baik. Awalnya rekan-rekan kerjanya merasa terkejut dengan perubahan pada bos mereka yang sesungguhnya bak robot, namun akhirnya mereka menyadari kesungguhan and ketulusan Alice, kemudian menunjukkan kesediaan mereka untuk berteman dengannya.

Mata Alice bergerak mengamati daftar nama orang yang ingin diajaknya berteman, Alice bertemu dengan Peter dan dengan lugas bertanya dengan gaya khasnya, bagaimana bisa Peter berubah dari sosok kuper menjadi keren. Peter merasa terluka ketika melihat Alice kembali ke sosoknya yang ramah terutama setelah mendengar hubungannya dengan Hao Yi berjalan sesuai dengan seharusnya. Peter merasa takjub dengan pertanyaan Alice dan mengakui bahwa ia telah berusaha keras karena ia ingin ‘melupakan seseorang, menunjukkan diri pada seseorang dan mendukung seseorang.’

Bersambung ke sinopsis drama Cina Love At Seventeen Episode 11 bagian kedua. (Raja Sinopsis)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis Love At Seventeen Episode 11 Part 1

0 komentar:

Post a Comment