Sunday, April 10, 2016

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Di Page Turner Eps 2 bagian kedua, Chasik yang merasa memiliki darah Myungsae memutuskan ikut kompetisi pianis pasangan. Dia ditertawai oleh Jinmok dkk., bahkan Yooseul pun menertawainya. Tapi dasar keras kepala, dia menantang mereka semua dengan mengatakan bahwa dirinya akan memenangkan kompetisi itu. Jinmok menyuruh Chasik ikut bisa lolos babak penyisihan saja, dan dia akan mengakui Chasik itu anaknya Myungsae. Apa plot selanjutnya di Page Turner ep 3 ini?

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita
>
Asisten Myungsae datang ke tempat latihan Myungsae untuk menyerahkan surat dan hadiah dari para fans Myungsae. Karena fokus menyelesaikan lagu, Myungsae sampai tidak menyadari asistennya sudah masuk. Dia baru sadar waktu asistennya menepuk pundaknya. Myungsae mengomel, “Ah kau! Bikin kaget saja. Kalau datang beritahu!”

Sang asisten membela diri dengan mengaku sudah mengetuk pintu tadi. Dia juga sudah menepuk pundak Myungsae. Tanpa menunggu perintah lebih lanjut, dia menyerahkan surat dan hadiah para fans. Myungsae berterima kasih, lalu memilah surat dan hadiah yang diterima. Satu surat yang menjadi perhatiannya, adalah suratnya Chasik.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Asisten bertanya, “Surat dari siapa yang kau terima sampai segitunya?”

“Dari putraku,” timpal Myungsae. Dia mengakui dirinya memiliki anak kandung dari hubungan tidak resmi, yang saat ini berada di Korea. Dia menyobek amplop surat Chasik, lalu membaca isinya.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

“Papa. Aku memutuskan untuk mendaftar kompetisi pianis pasangan,” demikian tulis Chasik di bagian pembuka suratnya. Myungsae sampai kaget, bahkan berdecak seperti orang kebanyakan, “Tidak masuk akal.” Dia melanjutkan membaca isi surat dari Chasik.

“Semua orang bilang tidak masuk akal, tapi aku akan membuat hal itu masuk akal. Papa ingat gadis yang kuceritakan sebelumnya, kan? Yooseul. Dia akan ikut kompetisi bersamaku.”

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Kita pun kembali ke bagian akhir dari episode 2 bagian kedua, ketika Chasik memainkan sebuah lagu di keyboard butut di depan Yooseul. Setelah selesai, dia mengajak Yooseul ikutan kompetisi pianis pasangan. Di luar dugaan, Yooseul mengiyakan ajakan Chasik.

Sontak, kata “iya” dari Yooseul membuat Chasik jejingkrakan. “Hei, sekarang kau percaya kan aku bisa melakukannya?” tanya Chasik penuh semangat, “Kira-kira berapa besar kesempatanku masuk kualifikasi?”

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Yooseul dengan sangat halus mengatakan, “Tidak lebih dari 0.00001 persen!” Jleb! Kata-kata tepat menusuk ulu hati Yooseul. Dia pun menanyakan alasan Yooseul mau ikut kompetisi pianis pasangan dengannya? Apa jawaban Yooseul?

“Kesempatan yang kupunya jadi pianis dengan mata seperti ini juga sekitar segitu,” jawab Yooseul, “Itu sebabnya ingin kupastikan. Kalau kita lolos masuk kompetisi, maka aku akan percaya kemustahilan itu dan mulai main piano lagi.” Pernyataan Yooseul itu memompa semangat Chasik. Dia meyakinkan Yooseul bahwa dirinya akan mati-matian dalam berlatih.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

“Oke! Oke! Tapi ingat ya, aku takkan mengajarimu dengan baik. Aku hanya akan mengajarimu biasa saja. Toh kita bakalan gagal, kenapa harus susah payah?” kata Yooseul mengingatkan Chasik.

Detik berikutnya, kita pun melihat Yooseul mulai melatih Chasik bermain piano dasar. Chasik masih ingat cara menekan tuts piano itu seperti menggenggam sebutir telur. Yooseul mengomelinya. Bagaimana bisa menggenggam telur dengan telapak tangan? Dia lalu memeriksa jari-jemari Chasik, dan berkomentar, “Well, posisi ini memang sempurna. Tak apa. Awalnya semua juga seperti itu.”

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Di pelajaran dasar, Yooseul keras pada Chasik. Dia bisa merasakan seperti apa Chasik menekan tuts pianonya, benar atau salah, jelek atau buruk, keras atau lembut, dan sebagainya. Yang jadi masalah, dia itu terdengar cerewet betul, hahaha. “Sudah kubilang jangan angkat tanganmu! Tanganmu!” pekik Yooseul.

Chasik bohong. Dia mengaku tidak mengangkat tangannya, tapi Yooseul tahu karena nada suara yang dihasilkan berbeda. Yooseul pun mendorong dan mencubiti Chasik.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Latihan keras yang Yooseul lakukan untuknya ditulis oleh Chasik ke dalam surat untuk Papanya. “Saat aku tak bisa mengikuti instruksinya, dia mendorongku dan mencubitiku. Dia bilang sendiri kalau tak mau melatihku begitu keras karena kami tak akan berhasil, mengajari level normal saja mengerikan begini.”

Di lain hari, Chasik berhasil menyelesaikan lagu yang akan dimainkannya di babak penyisihan. Dia senang merampungkan dengan baik, dan minta komentar dari Yooseul. “Bagaimana? Perkembanganku banyak?” tanyanya. Yooseul berteriak memarahi Chasik yang belum berubah sedikit pun.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Ekspresi kemarahan dan teriak-teriak Yooseul disampaikan Chasik dalam suratnya.

Di lain kesempatan, Chasik-Yooseul latihan lagi. Saat itu Yooseul mengomeli Chasik lagi, “Kau menekan tanganmu kan? Aish, heran deh, latihan tapi malah makin jelek mainnya. ... Mainkan dengan jarimu!” omelnya. Chasik merasa Yooseul berubah jadi setan jika memang dirinya tidak bermain dengan benar, hingga membuatnya merasa frustasi sendiri. Dia menyatakan menyerah dengan cara latihan Yooseul, lalu pergi.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Chasik meninju plang lalu lintas. Dia menyalahkan tangannya yang tidak bisa diajak kompromi. Sesaat kemudian, dia menyesal telah mengatakan bahwa dirinya menyerah. Di dekatnya, ada penjual balon dengan gas helium. Dia ada ide.

Yooseul jalan pulang sambil marah-marah. Dia merasa ditipu janji manis Chasik, yang mengaku ingin belajar keras tapi malah memble di tengah jalan. Eh, ujung tongkat Yooseul masuk ke dalam lobang gorong-gorong. Sontak dia mau jatuh, tapi Chasik memeganginya. “Terima kasih!” kata Yooseul.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Chasik minta maaf. Sebenarnya Yooseul tidak mau memaafkannya. Tapi Chasik sudah menghirup gas helium dari balon, dia mengatakan tidak mau memaafkannya tapi sampai ketawa. Itu membuktikan jika Yooseul sudah memaafkan Chasik. Mereka lalu tertawa-tawa bahagia.

Chasik juga menyampaikan kebahagiaan Yooseul dalam suratnya, “Yooseul terlihat cantik sekali saat tertawa, menurutku begitu. Tawanya sangat cantik, tapi kok kenapa dia selalu punya guratan ekspresi kaku di wajahnya? Aku tak sabar menunggu hingga aku bisa bermain di panggung bersama Yooseul untuk kompetisi. Aku membayangkan bagaimana ekspresinya Yooseul bagaimana, setelah kami main bersama.”

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Myungsae bertanya pada asistennya, “Eh bulan Februari nanti aku tak ada jadwal kan ya? Mereka bilang kompetisi pianis pasangan dihelat bulan itu. Soalnya, aku penasaran betul sama anakku itu...”

Bu Guru Shin mengingatkan anak-anak tentang pendaftaran kompetisi pianis pasangan yang deadlinenya hari ini. Dia bertanya pada Jinmok kenapa belum menyerahkan formulirnya? Jinmok mengaku tidak ingin ikut dalam kompetisi tersebut. Dia ingin cari pengalaman di kompetisi lain. Bu Guru Shin kehilangan kata-katanya, lalu pergi dari kelas begitu saja.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Pulang sekolah, Jinmok melihat Yooseul menunggu kedatangan Chasik. Dia berhenti untuk memayungi Yooseul, sambil bertanya, “Kau tak masalah ikut kompetisi bareng dia?” Dia menanyakan itu karena khawatir Yooseul akan tersandung jatuh, sehingga dihina dan malu.

Yooseul pasang muka tebal lagi. Dia menegaskan pada Jinmok bahwa dirinya takkan malu lagi, karena pengelihatannya sudah hilang. “Lagian, kami takkan mungkin dihina. Kenapa? Jika kau tahu, Chasik berkembang luar biasa. Ada kemungkinan memang benar dia putranya Hyun Myungsae.”

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Waktu Yooseul mengatakan hal itu, Chasik muncul dan berdiri di belakang Yooseul dan Jinmok. Dia GR mendengar pujian Yooseul.

“Kudengar kau bertaruh dengan Chasik. Apa yang bakalan kau lakukan? Aku yakin kau kalah taruhan. Kau-lah yang harusnya takut bakalan malu. Siap-siap saja kalah deh!” kata Yooseul. Chasik menyapa Yooseul, kemudian Yooseul pamit pada Jinmok.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Sambil jalan, Chasik membahas pujian Yooseul tadi. Dia merasa bukan hanya dirinya yang merasakan kalau kemampuannya bermain piano bertambah. Yooseul bertanya, “Di sekitar sini ada orang tidak?” Chasik mengatakan tidak ada siapapun.

“Hei, kenapa kau seperti ini?” tanya Yooseul, “Ingat ya, jalanmu masih panjang. Amat sangat panjang!”

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

“Kuberi tahu ya, kalau penampilan kita begitu, baik kau maupun aku, akan tampil konyol di panggung nanti. Aku tak ingin dijelek-jelekkan, terutama dihina di depan Seo Jinmok. Oh itu mengerikan!” kata Yooseul sambil menarik kerah jaket Chasik.

Yooseul mengaku bahwa dirinya tidak sedang mengancam Chasik. Dia sedang memohon padanya, supaya Yooseul latihan dengan sungguh-sungguh. Seperti biasa, semangat Chasik tumbuh jika sudah mendapat permohonan itu. Dia berjanji takkan membiarkan Yooseul dihina siapapun, karena dia juga tidak suka dihina. Dia menawarkan satu strategi: latihan semalaman.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Yooseul mengajak Chasik latihan di ruang latihan sekolah. Chasik setuju. Dia akan menjemput Yooseul jam 10 malam.

Sekitar jam 10 malam, Chasik muncul di sekitaran rumah Yooseul. Begitu melihat Mamanya Yooseul keluar rumah, dia segera bersembunyi. Tapi dia malah nangkring di atas gerobak dan gerobak itu meluncur turun ke arah rumah Yooseul. Ya Chasik tidak bisa menghindari Mamanya Yooseul. “Kau mau menjemput Yooseul malam-malam begini?” tanya Mama.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Chasik mengiyakan, tapi dia meyakinkan Mama jika kegiatan yang dilakukannya dengan Yooseul adalah kegiatan positif. Kemudian dia menanyakan penampilannya. Mama mengtakan Chasik sudah tidak terlihat seperti anak geng, tapi lebih mirip maling.

“Apa rahasiamu?” tanya Mamanya Yooseul tiba-tiba. Chasik tidak mengerti. Mama menjelaskan jika Yooseul bukanlah tipe anak yang suka main piano, karena itu tidak pernah senyum waktu memainkannya, tapi kenapa waktu main piano sama Chasik, Yooseul bisa tersenyum.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Belum sempat Chasik menjawabnya Yooseul muncul dan minta Chasik memelankan suaranya. Dia khawatir Mamanya dengar. Mama diam saja, bahkan mengizinkan Chasik segera mengajak Yooseul pergi.

Jinmok sibuk main piano di ruang latihan sekolah. Dia merasa bosan. Ketika terdengar suara Yooseul dan Chasik, dia segera bersembunyi di belakang tempat duduk.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Yooseul-Chasik mendiskusikan bagian dari part lagu yang feelnya harus didapatnya dengan benar. Karena jika feel itu belum didapat akan sangat sulit memainkannya. Jika mereka gagal mentransformasikan feel itu, maka semuanya akan berantakan. Bagaimana cara mentransformasikan feel itu?

Yooseul meminta Chasik membayangkan ruang latihan itu sebagai arena perlombaan lompat galah, dimana Chasik harus melewati palang itu. Palang itu membuat gugup dan khawatir, sehingga semua penonton harap-harap cemas. Meski begitu dia meminta Chasik merasa nyaman dan merasa bisa melompatinya. Setelah itu Chasik lari, menancapkan galahnya, dan terbang ke angkasa melewati palang.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Pasca-mentransformasikan feel itu, kita melihat Yooseul bermain piano dengan cepat dan tepat. Suara yang dihasilkan tekanan tuts-tuts pianonya membingungkan telinga awam. Chasik saja sampai terkagum-kagum. “Kau bisa memainkannya kan? Karena kau dan aku harus memainkannya secara terpisah,” kata Yooseul.

Chasik mengiyakan, tapi dia merasa membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk latihannya. “Oiya, seberapa cepat tempo aku harus memainkannya?” tanyanya. Yooseul menyuruh Chasik memainkannya dengan kecepatan 135 bpm (beat per minutes) dengan metronome.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Chasik latihan dengan keyboard butut yang teronggok di terowongan. Tak lupa dia membawa metronome dan menyetel di angka 135 bpm. Dia mengikuti saran Yooseul untuk mendapatkan feel-nya, kemudian mulai menekan tuts keyboardnya dengan kecepatan penuh. Sayangnya suara yang dihasilkan dari kecepatan tangannya tidak sinkron dengan kecepatan metronome, hahaha.

Jinmok muncul dan meledek Chasik takkan bisa melakukannya. Ledekan itu tidak dianggap Chasik sebagai pematah semangat. Sebaliknya dia menganggap itu lecutan untuk memperbaiki kualitas kemampuannya yang lemah. Dia bahkan menyuruh Jinmok mengata-ngatainya supaya kemampuan luar biasanya, yang terpendam, bisa keluar.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Mamanya Chasik lewat rumah Yooseul. Melihat ada poster yang menginformasikan piano dijual, dia masuk ke dalam untuk melihat-lihat.

Di dalam, Mamanya Chasik menemukan Mamanya Yooseul sedang minum-minum tanpa semangat. Mamanya Chasik mengatakan bahwa dirinya ingin mencari piano untuk memberikan dukungan kepada putranya yang baru belajar main piano. Dia mengatakan akan membeli piano semahal apapun, karena dia akan mempertaruhkan semuanya demi putranya. “Jangan lakukan itu,” kata Mamanya Yooseul.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Mamanya Yooseul menjelaskan alasannya kenapa meminta Mamanya Chasik tidak melakukan hal itu. Soalnya dia pernah melakukan itu dan gagal, sehingga anaknya berubah. Dia mengatakan akan memberikan piano itu secara cuma-cuma kepada Mamanya Chasik, sambil mengingatkan orang tua tidak harus memaksakan impiannya pada anak-anak mereka.

Mamanya Chasik bertanya seberapa cepat Chasik sekarang? “95 bpm Ma,” sahut Chasik. Dia merasa itu masih jauh dari kata cukup, soalnya dia harus mencapai 135 bpm untuk mencapai titik aman. Kemudian Mamanya Chasik ingat saran Mamanya Yooseul. Secara halus, dia mengatakan tidak ingin memaksakan impiannya pada Chasik. “Setelah kupikir-pikir, Mama tidak ingin ah jadi tuan tanah,” katanya, “Mama hanya ingin jadi penulis di tempat yang tenang.”

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Chasik sepertinya tidak menangkap pesan Mamanya, karena dia menyahut dengan mengatakan, “Ya sudah Mama jadi penulis. Aku akan menerbitkan buku-buku Mama dan membiarkan Mama launching buku di hotel. Itu lebih baik dari tuan tanah.”

Besoknya, empat orang teman sekelasnya Yooseul melihat Yooseul-Chasik latihan dari luar ruang latihan. Mereka memuji kemampuan Chasik yang dirasanya sangat mumpuni. Mereka mulai percaya jika Chasik adalah anaknya Myungsae. Jinmok yang muncul belakangan juga shock.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

Chasik sudah bisa mengikuti irama yang Yooseul mainkan, tapi tiba-tiba dia berhenti dan beralasan diminta Mamanya pulang. Yooseul menyuruh Chasik pulang. Chasik keluar ruang latihan. Jinmok pura-pura membetulkan pigura.

Di luar, Chasik meminta Jinmok membantunya. Tentu saja Jinmok bertanya apa alasan baginya untuk membantu Chasik atau Yooseul? Mereka kan sedang taruhan.

Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

“Yooseul bilang kalau kami bisa ikut kompetisi, dia akan terus main piano,” jelas Chasik, “Kalau tidak bisa? Dia akan benar-benar berhenti main piano. Kau juga tak menginginkan itu kan?”

Jinmok berbohong dengan mengatakan bahwa dirinya tidak peduli pada Yooseul. Tapi Chasik tahu Jinmok bohong, karena dia sudah dengar jika buku-buku jari Jinmok terluka sehabis menghajar siswa yang memotret Yooseul waktu ganti baju. “Orang sinting mana yang main piano yang rela dipukuli sampai tangannya terluka demi musuhnya?” tanya Chasik. Jinmok terdiam. Apakah Jinmok akan menjawab iya untuk permintaan Chasik ini?

Kelanjutannya silakan baca Page Turner eps 3 part 2 recap. (Raja Sinopsis)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1 – Yuk Nyanyikan Lagu Penuh Sukacita

0 komentar:

Post a Comment