Sunday, April 3, 2016

Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Di Page Turner Ep 2 Part 1, Chasik memutuskan masuk SMA Han Joo untuk mewujudkan impian barunya sebagai pianis. Sayang, dia tidak bisa pindah. Beruntung, Yooseul membutuhkan pendamping supaya bisa tetap bersekolah. Chasik pun didapuk sebagai pendamping Yooseul. Itu membuat Jinmok jealous berat. Kira-kira apa yang terjadi dengan mereka bertiga ya? Makanya baca lanjutannya di Page Turner sinopsis episode 2 bagian kedua dong yah.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Chasik mengantar Yooseul pulang naik sepeda. Karena mau ngebut, dia minta Yooseul memegang erat pinggangnya. Yooseul melakukannya, tapi begitu Chasik ngebut dia merentangkan tangannya, menikmati bersepeda yang tidak pernah dilakukannya.

Tidak berapa lama kemudian, mereka berdua tiba di rumah Yooseul. Waktu pamit-pamitan, Mamanya Yooseul muncul. Yooseul kaget, sampai-sampai tongkat “pemukul anj*ngnya” jatuh.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

“Siapa dia?” tanya Mama.

“Perkenalkan, namaku Jung Chasik. Aku yang memandu Yooseul di sekolah,” sahut Chasik. Mama berterima kasih pada Chasik karena telah membantu Yooseul. Dia berjanji akan mentraktir Chasik makan malam kapan-kapan, lalu mengajak Yooseul masuk. Entah tidak peka atau bagaimana, Chasik berpikir Mamanya Yooseul baik padanya.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Waktu mau pergi, Chasik melihat tongkat “pemukul anj*ng” milik Yooseul. Dia memungutnya dan berniat mengembalikannya. Begitu ingin mengetuk pintu, dia mendengar Yooseul tengah dimarahi Mamanya karena bersepeda tanpa izinnya. Bukan apa-apa, dia khawatir jari-jari tangan Yooseul terluka sehingga memupuskan harapannya untuk membawa Yooseul ke tingkat selanjutnya.

“Apa ini keputusanmu? Kau berteman dengan orang bodoh seperti dia? Apa itu alasanmu meninggalkan piano? Dengan alasan ingin membuat keputusan sendiri?” tanya Mama bertubi-tubi. Yooseul menyangkal. Dia yakin sekali Chasik bukanlah orang bodoh atau murid nakal.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Mama mengeluarkan argumennya. “Kau tak bisa melihat siapa dia sebenarnya, JADI jangan berani kau melawanku! Aku langsung tahu saat melihatnya. Dia bukan orang baik!”

Yooseul meminta Mama tidak menilai Chasik dari penampilan luarnya. “Mama tidak boleh menghinanya, dan juga apa yang barusan Mama katakan itu lebih kejam dan lebih rendah dibanding apapun,” timpal Yooseul.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Tentu saja kata-kata Yooseul menyakiti hati Mama, yang kemudian segera mengungkit-ungkit apa yang telah dilakukannya demi Yooseul seorang. “Kupikir, jika aku membiarkanmu, kau akan kembali jadi dirimu dan kau akan kembali dan meminta maaf padaku. Tapi, kau malah bertambah buruk,” tuding Mama, “Apa kau sebegitu benci padaku?”

“Aku melakukan ini karena tidak ingin membencimu!” timpal Yooseul, “Ya, itu benar. Untuk pertama kalinya dihidupku, aku naik sepeda. Dan itu menyenangkan. Sangat menyenangkan hingga membuatku berpikir, akan lebih indah lagi jika aku bisa melihat.”

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Yooseul mengaku menyesal tidak melakukan hal-hal yang menyenangkan di saat dirinya bisa melihat – seperti ke pantai, nonton film, ke kebun binatang, dll. Dia hanya diminta fokus pada satu hal: piano. “Kenapa Mama selalu menyuruhku bermain piano? Kenapa Mama melarangku bepergian dan melakukan banyak hal? Aku sangat kecewa dan menyesal.”

Mama tidak merasa Yooseul kecewa, karena toh Yooseul senang dengan semua kemenangan yang diperolehnya lewat piano. “Tidak. Hanya Mama yang merasa senang, karena itu semua milikmu. Aku tidak pernah merasa memilikinya,” kata Yooseul, “Karena aku hidup seperti yang kau inginkan. Aku hanya bisa menyalahkanmu setiap kali aku menyesalinya. Aku tidak seharusnya menyalahkan Mama. Karena itu, mulai sekarang aku akan menentukan pilihanku dan menyalahkan diriku jika aku menyesal. Aku seperti ini karena tidak ingin membencimu. Aku tidak membangkang.” Mama terdiam.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Mama menatap semua piala dan penghargaan yang Yooseul dapatkan dan foto-foto Yooseul kala mendapatkan semua itu. Dia baru sadar jika Yooseul tidak pernah tersenyum di foto.

Di adegan berikutnya, Chasik muncul di hadapan Mamanya Yooseul dengan pakaian yang jauh lebih rapi. Dia menanyakan tentang penampilannya. “Apa kau suka menguping? Dasar
tidak berguna!” cemooh Mamanya Yooseul. Chasik minta maaf. Dia tidak bertujuan itu sebenarnya. Yooseul keluar. Chasik meminta pendapat lagi tentang penampilannya pada Mamanya Yooseul. “Dibanding preman, kau malah terlihat seperti gangster!” sindir Mamanya Yooseul.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Adegan di atas adalah cerita Chasik tentang pertemuannya dengan Mamanya Yooseul kepada Mamanya sendiri. “Wuah, beraninya dia berkata seperti itu pada anakku yang sangat berharga!” Omel Mama, “Kau membiarkan dia mengataimu begitu?”

“Tentu saja tidak!” sahut Chasik. Terus apa yang Chasik katakan waktu itu?

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Kita kembali ke pertemuan Chasik dengan Mamanya Yooseul. Sehabis dikatai gangster, Chasik minta maaf karena terlihat seperti gangster. Dia minta saran supaya penampilannya jauh lebih baik. “Kau ini bodoh atau mau membodohinya?” tanya Mamanya Yooseul. Chasik menggeleng tentu saja. Dia sama sekali tidak berniat seperti itu.

“Terus bagaimana supaya aku bisa memercayaimu?” Mamanya Yooseul bertanya lagi.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

“Yooseul memilihku. Anda bisa memikirkan hal itu sebagai alasanku untuk tidak mengecewakannya. Aku akan berpakaian dengan baik dan aku akan melakukan yang terbaik Sampai kau menyukaiku,” kata Chasik kemudian membungkuk hormat. Dia mengajak Yooseul cus ke sekolah. Mamanya Yooseul hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Chasik.

Saat mereka berada di terowongan, Yooseul bertanya apa Chasik ingin sesuatu darinya? Dia merasa bersalah karena dirinya dan Mamanya telah memperlakukan Chasik dengan sedikit buruk. Chasik tidak mempermasalahkannya. Alih-alih meminta permintaan maaf Yooseul, dia justru meminta Yooseul bermain piano butut yang teronggok di terowongan. Yooseul menolak dengan alasan berhenti main piano. Chasik membujuk. Dan pada akhirnya Yooseul setuju bermain piano buat Chasik.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

“Aku harap kau memainkan lagu yang aku tahu,” pinta Chasik.

“Apa ada lagu yang kau tahu?” Yooseul menanggapi sinis. Dia pun memulai memetik tuts piano. “Bunyi pianonya sama sepertimu!” komentar Yooseul, “Terdengar murahan dan membosankan.” Lalu, Yooseul memetik tuts piano dengan cepat dari ujung ke ujung. Chasik kagum dengan kecepatan tangan Yooseul. Yooseul minta Chasik merahasiakan jika dirinya pernah main di tempat itu. Tentang itu, Chasik siap tidak bilang siapa-siapa hingga mati.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Kita kembali ke adegan Chasik mengobrol dengan Mamanya. “Apa ibu seperti kuburanmu?” tanya Mamanya Chasik, “Kau kan bilang akan merahasiakannya sampai mati. tapi kau baru saja memberitahuku.”

Chasik menjelaskan jika dirinya mengatakan pada Mamanya karena Mamanya adalah Mamanya. Dia lalu diam, merajuk. Mama membujuk. Dia bertanya seperti apa permainan Yooseul? “Dia luar biasa. Menurutku, dia terbaik kedua setelah ayah,” sahut Chasik, “Rasanya seperti aku melihat pelangi yang sangat indah. Luar biasa indah. Sehingga mampu membuat manusia menjadi malaikat dan membuat dunia bagaikan surga...”

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Chasik bercerita jika dirinya bermimpi mendengarkan lagu. Herannya, dia hanya mengingat musiknya saja.

Mama menerima telpon dari seseorang yang minta uangnya dikembalikan gara-gara CV-nya buatan gagal membuat orang itu diterima kerja – orang itu tidak pernah mengirimkannya juga sih. Chasik marah. “Tidak apa-apa. Dia mungkin ada benar juga,” sahut Mamanya, “Jika aku bisa menulis CV yang bagus tentu aku sudah bekerja di sebuah perusahaan sekarang, dan sudah punya rumah tentunya.”

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Sehabis mengatakan itu, Mama terlihat sedih. Chasik meminta Mama bersabar. Dia berjanji akan bisa menghasilkan yang banyak, sehingga bisa membeli gedung dan Mama tidak perlu banting tulang seperti sekarang. Mama hanya tersenyum melihat semangat Yooseul.

“Aku bisa merasakan jika Yooseul bermain piano dengan bagus,” kata Mama, “Seperti yang kau katakan permainanya seindah pelangi yang membuat dunia terasa seperti surga.”

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Karena sekarang pelajaran olahraga, teman-teman sekelas Yooseul yang cewek berganti baju. Mereka mengusir anak-anak cowok keluar, karena mereka akan ganti di kelas dalam tempo sekitar 10 menitan. Kita tidak melihat Yooseul ada di sana. Di mana dia?

Yooseul diantar Chasik ke ruangan lain yang kosong supaya tidak ada orang yang melihat Yooseul ganti baju. Yooseul minta Chasik keluar. “Iya, iya,” sahut Chasik, “Kau punya tato naga apa gimana?” Yooseul memukuli Chasik dengan tongkat “pemukul anj*ngnya”. Begitu Chasik keluar dan Yooseul mulai ganti baju, seseorang memotret Yooseul memakai HP. Seseorang memanggil Yoonsung si pemotret. Sontak Yooseul langsung berjongkok sewaktu mendengarnya.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Si Yoonsung ini langsung dihajar Jinmok, karena tertangkap basah tengah memotret Yooseul. Dia mengambil HP Yoonsung dan melemparnya ke dinding. Mereka hendak berkelahi. Untung teman-teman yang lain datang dan melerai mereka. Menghajar Yoonsung tadi membuat tangan Jinmok sakit. Dia memperban tangannya.

Di rumah Jinmok makan malam bersama Papa dan Kakaknya. Saat itu, Papanya meminta Jinsoo, kakaknya Jinmok, untuk hadir di pesta pernikahan seorang anggota kongres. Jinsoo menyanggupi. “Jinmok, kau sudah bersiap untuk tampil di pernikahannya?” tanya Papa. Jinmok menyebutkan jika tangannya terluka, jadi tidak bisa tampil. Papa meminta Mama untuk memberitahu pihak anggota kongres itu tentang kondisi Jinmok dan meminta Jinsoo mencarikan pengganti Jinmok.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

“Apa hanya itu yang Papa pikirkan? Papa lebih mengkhawatirkan tentang acaranya daripada aku? Tanganku terluka, Pa. Seharusnya Papa menanyakan kondisi tanganku!” kata Jinmok dengan suara tinggi.

“Jinmok, kau tidak ingin tampil karena tidak yakin dengan permainan pianomu atau tanganmu benar-benar terluka?” tanya Papa.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Papa menasihati Jinmok. “Seorang pengecut akan terluka ketika diacuhkan. Mereka mengemis perhatian dan merengek meminta penghargaan, seperti yang kau lakukan. Kau membodohi dirimu sendiri dan berpikir kau cukup hebat dengan permainanmu. Jika kau terus seperti ini, kau sendiri yang akan semakin terluka dan kehilangan kepercayaan dirimu, lalu kau akan terus merengek,” katanya.

Jinmok terdiam. Dia meluapkan kekesalannya pada piano dengan memainkannya secara kasar dan serampangan. Dia bahkan tak peduli ketika bebat di tangannya terlepas.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Besoknya, anak-anak melihat poster kompetisi dua pianis. Chasik mendekat dan menghampiri poster itu. Dia merasa kompetisi itu mirip dengan mimpinya. “Bagaimana caranya agar aku bisa ikut?” tanyanya.

“Kau harus lahir kembali,” sahut Jinmok yang muncul tiba-tiba. Chasik berpikir Jinmok bercanda, tapi Jinmok tidak sedang bercanda. Kemudian, Chasik menyombongkan diri bahwa dirinya memiliki bakat alami, sebab Papanya adalah Hyun Myungsae.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Tentu saja teman-temannya tidak percaya. Mereka menuding Chasik sedang menipu diri sendiri. Mereka tahu Myungsae belum menikah sampai sekarang. Chasik mengeluarkan foto Mamanya bersama Myungsae waktu muda, sekitar 20 tahun silam. Itu justru membuat teman-teman menertawainya, sebab Myungsae memang sering berfoto bersama fansnya sehabis konser.

“Bibiku juga pernah berfoto dengannya. Terus apa itu berarti, sepupuku juga anaknya Myungsae?” tanya seorang teman dengan sinis. Teman yang lain menuding foto itu hasil editan photoshop. Dia menyebutkan jika Myungsae bisa melaporkan Chasik karena pencemaran nama baik.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

“Jika aku memenangkan kompetisinya, apa itu membuktikan kalau aku anaknya?” tanya Chasik.

Jinmok meminta Chasik tidak terlalu berlebihan. Bisa lolos babak penyisihan saja, dia akan mengakui Chasik sebagai anaknya Myungsae. Teman-teman yang lain setuju. Chasik pergi. Teman Yooseul yang cowok berseloroh, “Bagaimana mungkin dia lolos babak penyisihan? Ikut kompetisi saja tidak? Tidak mungkin dia bisa menemukan partner!”

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

“Bagaimana jika dia mengajak Yooseul main bersamanya?” tanya temannya Yooseul yang cewek.

“Yooseul?” tanya teman Yooseul yang cowok, “Ah, dia pasti akan berkata, 'Apa kau sudah gila?'”

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Apa yang dikatakan teman Yooseul yang cowok benar. Yooseul bertanya seperti itu pada Chasik saat Chasik mengajaknya ikut kompetisi dua pianis itu, toh masih ada rentang waktu 3 bulan lagi ini.

Yooseul menyuruh Chasik melupakan semua itu. Bukan, bukan karena Chasik tidak bisa. Dia yakin Mozart juga takkan bisa mempersiapkan kompetisi dalam waktu 3 bulan, dari tidak bisa menjadi mahir. Dia menyarankan Chasik untuk tes DNA jika ingin mencari kebenaran kalau Myungsae adalah Papanya. Itu jauh lebih masuk akal. Chasik kehilangan semangatnya.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Chasik memboncengkan Yooseul pulang naik sepeda. Saat itu, dia ingat obrolannya dengan Mama tentang musik yang selalu hadir dalam mimpinya.

“Ada yang aku rahasiakan dari Mama,” gumamnya, “... Dalam mimpi, aku memainkan duet piano dengan Yooseul. Penampilanku tidak seperti preman atau gangster, tapi seorang pianis hebat. Aku bisa melihat Yooseul memandangiku dengan senyum yang indah.”

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Di terowongan, di mana teronggok piano butut, Chasik berhenti. Dia akan memainkan lagu yang dimainkan Yooseul di Pager Turner ep 2 part 1. Jika bisa memainkannya, dia minta Yooseul mengakuinya dan menjadi partnernya di kompetisi dua pianis.

Yooseul menuding Chasik pasti menipunya dengan menyuruh seseorang memainkan piano butut itu. Chasik menggendong Yooseul dan mendudukkannya di kursi piano butut. Dia membiarkan tangan Yooseul memegang tangannya supaya Yooseul yakin jika dialah yang memainkannya.

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Chasik pun pelan-pelan menekan tuts piano, memainkan lagu yang pernah Yooseul mainkan. Kemudian, kita diberi gambaran tentang perjuangan Chasik mempelajari lagu itu sebelumnya.

“Itu adalah mimpi yang singkat, tapi aku akan mengingatnya seumur hidup. Aku tidak akan membiarkannya hanya menjadi mimpi! .. Walaupun akan butuh waktu yang lama, aku akan berjuang menjadi seorang pianis.”

Gambar Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

Chasik selesai memainkan lagunya. Yooseul jadi yakin dengan kemampuan Chasik. Dia setuju jadi partner Chasik di kompetisi dua pianis.

“Yooseul, mimpiku akan segera terwujud!” gumam Chasik di dalam hati.

Kelanjutannya silakan baca Sinopsis Page Turner Episode 3 Part 1. (Raja Sinopsis)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis Page Turner Episode 2 Part 2 – Teman yang Tulus

0 komentar:

Post a Comment