Saturday, January 10, 2015

Sinopsis 'Kill Me, Heal Me' Episode 1 (Bagian 1)

Sesosok pria misterius mengguntingi beberapa artikel koran yang memberitakan kecelakaan tragis nan misterius yang menimpa Cha Gun Ho (pemimpin grup Seung Jin), serta Min Seo Yeon (menantu Gun Ho). Ketiga orang ini meninggal dunia.

Sinopsis 'Kill Me, Heal Me' episode 1 - bagian 1

Dengan meninggalnya Gun Ho, maka Cha Joon Pyo (putra pertama) diangkat sebagai pemimpin grup Seung Jin. Sayang, saat pesta pengukuhannya terjadi kebakaran yang membakar seluruh tempat pesta. Joon Pyo meninggal.

Saat kebakaran terjadi, seorang pewaris grup Seung Jin berhasil lolos dari maut secara ajaib. Orang itu bernama Cha Do Hyun (JI SUNG).

'Kill Me, Heal Me' Episode 1: Amerika

Seorang teman Do Hyun mengatakan pada Do Hyun bahwa dunia tidak bersikap adil padanya. Dia bertanya, “Apa hidupmu tidak melelahkan?”

Do Hyun digambarkan sebagai seorang pekerja keras, jujur, yang pandai bermain bola, balik bertanya, “Ada apa dengan hidupku?”

Dalam beberapa slide adegan, tampak orang-orang berebut meminta Do Hyun untuk menggabungkan diri dengan klub sepakbola mereka. Walaupun Do Hyun terlihat cuma tersenyum bingung, dan berjanji akan mempelajarinya terlebih dulu, tapi nyatanya dia menggabungkan diri dengan semua klub. Hal ini membuat teman-temannya heran kenapa Do Hyun mau saja gabung dengan banyak klub?

Seorang mahasiswa bernama Abby datang dan meminta Do Hyun untuk mengantarkan buku agenda rapat kepada Jennifer. Dia mengaku kehilangan kontak Jennifer, karena sudah beberapa minggu tak masuk. Teman Do Hyun meminta Abby mencari sendiri keberadaan Jennifer, tapi Do Hyun langsung bersedia begitu saja. Hal ini membuat temannya Do Hyun kesal. “Kenapa kau selalu mau diperalat orang lain sih? Tolaklah, jangan menerimanya lagi!”

“Nggak apa-apa kok, aku melewati rumahnya.”

Pulang ngampus, Do Hyun pergi ke rumah Jennifer. Ketika membuka pintu rumah yang rupanya tidak dikunci, Do Hyun mendengar suara ribut-ribut – ayah Jennifer memarahi Jennifer. Dia menemukan Jennifer tengah dihempaskan ayahnya. Melihat kedatangan Do Hyun yang langsung ngoloyor begitu saja, Ayah Jennifer langsung mencengkeram kerah baju Do Hyun dan menghempaskannya juga. “Dasar tak tahu sopan santun! Bertamulah dengan sopan!”

Kejadian ini membuat kenangan masa lalu Do Hyun berputar. Saat dia kecil, pernah ada seseorang yang mendekatinya mendekatinya di sebuah ruangan. Karena terpojok, Do Hyun kecil hanya meringkuk ketakutan.

Do Hyun kembali pada kesadarannya dan meminta Jennifer untuk menghubungi polisi. Beberapa waktu kemudian, polisi datang dan menghentikan ribut-ribut itu. “Apa Ayahmu telah memukulimu?” tanya polisi. Di luar dugaan, Jennifer menggeleng dan menunjuk Do Hyun yang telah melakukannya.

Do Hyun hanya bisa terperangah. “Kok bisa? Ayolah Jennifer katakan yang sejujurnya, kau takkan keluar dari neraka ini!” Pada akhirnya, polisi mencokok Do Hyun, karena tudingan palsu Jennifer. Saat Do Hyun digiring ke dalam mobil polisi. Jennifer hanya terdiam melihatnya.

Sepertinya Do Hyun tidak lama berada di kantor polisi, karena malamnya dia sudah ada di rumahnya dan mendengarkan pesan suara yang dikirimkan oleh Ketua Ahn yang telah mendengar berita soal penangkapan dirinya. Ketua Ahn mengatakan tengah dalam perjalanan menuju AS untuk mengetahui cerita sebenarnya dan menyebutkan jika Presdir dan Nyonya Shin belum tahu mengenai hal ini.

Do Hyun menatap bayangan wajahnya di cermin dan melihat lebam di seluruh wajahnya. Dia juga melihat rusuknya terluka dan memegangnya, membuatnya teringat kenangan masa lalunya hadir kembali – masa di mana dirinya menerima perlakuan kasar tak semestinya. Mendadak kenangan itu membuat tubuhnya tegang. Dia merintih kesakitan dan berusaha mengambil obat yang ada di atas rak, sayangnya obatnya yang diperlukannya malah jatuh.

Saat itulah, keanehan muncul. Do Hyun yang tak lagi merintih kesakitan dan malah mengetuk-ngetukkan jarinya di meja. Ketika menemukan bayangan wajahnya di cermin, ekspresi menjadi gahar! Bahkan, senyumnya berubah sadis!

Dengan dandanan ala rocker, Do Hyun berjalan – pergi ke rumah Jennifer, membalas pukulan pria keparat yang telah berani memukulnya begitu saja. Dan benar saja, dalam waktu singkat, dia berhasil membabak-belurkan ayahnya Jennifer. Dia mengancam jika berani menyentuh Jennifer lagi, maka takkan segan dirinya merontokkan tulangnya.

Saat Do Hyun hendak pergi, di lantai atas Jennifer melongok dan mengatakan terima kasih dengan suara lirih. Do Hyun hanya melemparkan senyuman.

Keesokan harinya, Do Hyun mengernyitkan dahi melihat dirinya dengan dandanan rocker, terlebih di jasnya terlihat percikan darah. Sepertinya dia lupa apa yang dikerjakannya semalam. Saat itu, Ketua Ahn muncul di pintu. Ketika melihat gaya ala rocker Do Hyun, dia terkejut dan bertanya, “Oh Tuhan, apa yang sudah terjadi?”

“Ketua Ahn, bantulah aku!” Do Hyun meminta dengan ekspresi cemas. Dia menatap bayangan dirinya di cermin.

Do Hyun menemui psikolog dan menceritakan keluhannya bahwa untuk kali pertamanya dia menyadari ada “monster hidup” di dalam dirinya. Monster itu bernama Shin Se Gi dan berusia sama dengannya. Jika monster itu muncul, bisa dipastikan akan ada pertumpahan darah! Kemudian, kita diperlihatkan kilasan-kilasan Do Hyun dalam karakter Shin Se Gi melakukan kekerasan terhadap beberapa orang. Tentu ketika Shin Se Gi muncul, Do Hyun tak mengingat dirinya sebagai Do Hyun.

Sang psikolog bergidik ngeri. Namun Do Hyun menenangkannya jika monster bernama Shin Se Gi itu akan muncul jika kegilaannya sedang kumat. Meski begitu, Shin Se Gi takkan berbuat jahat kepada wanita dan anak kecil. Sang psikolog meminta Do Hyun melanjutkan ceritanya. “Yeah, dia muncul tanpa permisi, mencuri waktu, serta tubuhku begitu saja. Jika dia muncul, maka aku tak bisa mengingat apa tindakanku. Jadi kadang-kadang...”

Sebuah kilas balik muncul, saat Do Hyun terbangun tanpa pakaian dan menemukan seniman tato tengah mengukir tato di lengannya. Tanpa berpikir panjang dia menghajar si seniman tato. Kemudian berakhir di tempat antah berantah.

Selain itu, pernah suatu waktu, ada seorang wanita menghampirinya di sebuah kafe dan memuji kejantanan dan keseksian Do Hyun. Hal ini membuat Do Hyun mengernyit dan bertanya siapa wanita itu? Eh, Do Hyun disiram air minuman. Hehehe... Tindakan si wanita tidak berhenti sampai di situ. Karena dia seorang member dari kelompok gangster, maka dia menyuruh anak buahnya bergerak menangkap Do Hyun, mengikatnya dengan kaki di atas kepala di bawah. Si wanita menjentikkan jari, dan kepala Do Hyun dicelupkan ke dalam bak air – itu terjadi berulang-ulang.

Sang psikolog bertanya apa yang telah terjadi pada Do Hyun. “Empat tahun silam, aku divonis dokter yang menanganiku sebelumnya jika aku mengidap skizofrenia (kepribadian ganda).” Do Hyun menyebutkan ada beberapa karakter yang diketahuinya – seperti Shin Se Gi yang kita sebut saja si monster, kemudian ada Yo Sub yang selalu membuatnya coba bunuh diri.

Belum selesai Do Hyun menyebutkan semua sosok kepribadiannya, sang psikolog memutuskan untuk pergi. Dia tidak mau menganani Do Hyun yang akan membahayakan hidupnya.

Pulang berobat, Do Hyun melihat Ketua Ahn masih menungguinya. Dia bertanya kenapa Ketua Ahn datang tanpa memberitahunya? Ketua Ahn mengatakan bahwa dirinya hanya mendapat perintah untuk membawa Do Hyun kembali. Do Hyun tercenung selama beberapa saat, lalu menyebutkan bahwa dirinya belum bisa kembali – mengingat penyakitnya belum tersembuhkan. Dia merasa Ibu dan Nenek takkan menerimanya jika tahu kondisinya.

Entah bagaimana, ketika Do Hyun membuka mata, dirinya sudah berada di salah satu bangku pesawat. Kembali dia tergeragap dan bertanya kepada seorang penumpang pria yang duduk di sebelahnya. “Ini pesawat tujuannya kemana?” tanyanya. Baru mau menjawab pertanyaannya, suara pramugrari menyebutkan jika pesawat akan mendarat di Bandara Incheon.

“Dengar sendiri kan?” tanya pria itu yang ternyata bernama Oh Ri On (PARK SEO JOON) dengan senyuman garing.

Selepas di bandara, Do Hyun membuka HP-nya dan menemukan pesan video kiriman si monster, Shin Se Gi, yang sempat mengambil alih tubuhnya. “Bagaimana perasaanmu setelah kembali ke negara yang telah kau tinggalkan sebelas tahun lebih?” tanya Shin Se Gil dalam video itu, “Jangan beri aku tatapan itu dong. Seorang pria harus punya ambisi. Kau mau kan menjadi pemimpin grup Seung Jin? Karena itulah, aku mengirimmu!”

Sementara itu seorang wanita bernama Oh Ri Jin (HWANG JUNG EUM) menyopir mobil dengan gila sambil menerima telpon dari seseorang. Dia mengatakan dengan jelas bahwa dirinya bukanlah penulis Omega atau Oscar! Karena itu, jangan menghubunginya lagi. Dia keluar dari mobil dengan perasaan masih emosi tingkat tinggi.

Di sisi lain, Do Hyun mencoba mencari tiket balik ke NY, tak peduli kelas ekonomi atau kelas eksekutif. Belum sempat melarikan diri, para pengawal keluarganya datang untuk menjemputnya. “Hei!!!” suara Ri Jin terdengar memekakkan telinga, “Keluarlah saat aku masih bicara dengan baik!”

Do Hyun bertanya dengan bloon, “Aku kan sudah di sini? Emang harus berapa jauh lagi aku musti keluar?” Ri Jin mendekati Do Hyun dan segera menjewer telingat Ri On yang bersembunyi di punggung belakang Do Hyun. Hal ini membuat Do Hyun terseret-seret, karena Ri On berpegangan erat padanya.

Ri Jin masih meledak dan mengaku HP-nya juga mau meledak setelah banyak orang menelponnya. “Tolong aku, ahhh!” Ri On menjerit, karena Ri Jin menjewernya sepenuh hati.

Do Hyun coba menengahi, tapi yang ada dia justru kena semprot Ri Jin. Dia akhirnya menyingkir dan hanya menatap pertengkaran dua bersaudara itu. Ri Jin kemudian mengancam akan membuka identitas asli Ri On jika menolak mengikutinya. Dia pun berteriak, memberitahu jika Ri On adalah penulis, tapi Ri On buru-buru membungkam mulut Ri Jin. Kini posisi pun terbalik, Ri On mengambil alih Ri Jin. Dia mengatakan kepada semua orang jika Ri Jin sakit jiwa dan harus dibawa ke rumah sakit segera. Kemudian, dia menyeret Ri Jin secara paksa. Do Hyun sendiri masih melompong menatap dua kakak-beradik tersebut.

Selanjutnya baca: sinopsis 'Kill Me, Heal Me' episode 1 - bagian 2.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis 'Kill Me, Heal Me' Episode 1 (Bagian 1)

0 komentar:

Post a Comment