Tuesday, January 20, 2015

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Sebelumnya baca: sinopsis 'Jodha Akbar' episode 203.

Di episode sebelumnya, Ratu Jodha bertanya-tanya pada dirinya sendiri apa yang telah terjadi pada Raja Jalal, dan merasa bahwa sang raja semakin menjauhinya.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Wajah Raja Jalal tampak murung ketika mendatangi kamar Ratu Ruqaiya. Namun, Ratu Ruqaiya tidak bisa membacanya dan segera menggandengnya untuk duduk. "Saya telah menunggu Anda dari tadi," tukasnya, "Duduklah. Saya akan meminta pelayan untuk membuatkan makanan kesukaan Anda." Segera, dia memerintahkan para pelayan.

Pelayan kembali dan membawakan makanan dan minuman untuk dihidangkan kepada Raja Jalal. "Oiya, mari kita melakukan permainan, tapi sebelum itu, saya haus, temanilah saya minum, Baginda," tukas Ratu Ruqaiya. Dengan nada rendah, Raja Jalal mengiyakan. Ratu Ruqaiya menuangkan anggur ke dalam gelas. Pertama satu gelas, kemudian dua gelas, dan beberapa gelas lagi hingga Raja Jalal mulai mabuk. Kemudian, Ratu Ruqaiya mengambil papan permainan untuk dimainkan bersama sang raja.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Di kamarnya, Ratu Jodha tercenung melamun. Moti datang dan bertanya, “Ada apa Ratu Jodha, kenapa wajah Anda terlihat sedih seperti itu?” Ratu Jodha hanya menjawab bila dirinya mengantuk. Moti mengingatkan Ratu Jodha untuk makan malam, sebab nanti bisa sakit. Tapi, ketika mengeceknya, Moti menemukan sang ratu demam. Yang kemudian dibantah oleh Ratu Jodha.

“Lalu kenapa Anda terlihat sedih?”

“Aku tak tahu apa alasan Baginda marah padaku. Dia tidak berbicara padaku, karena salah paham terhadapku,” sahut Ratu Jodha lirih.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Saat bermain catur bersama, Ratu Ruqaiya masih melihat wajah Raja Jalal belum ceria. Dia bertanya apa yang mengganggu pikiran Raja Jalal? “Menurutmu apa?” Raja Jalal bertanya balik. Ratu Ruqaiya bertanya apa ada permasalahan yang terjadi antara Raja Jalal dan Ratu Jodha? Apa ratu itu menyakiti Raja Jalal?

“Ratu Ruqaiya, aku berada di kamarmu?” tanya Raja Jalal, “Kenapa kita membicarakan Ratu Jodha?” Ratu Ruqaiya menyatakan bahwa dirinya tidak mengerti kenapa Raja Jalal terlihat kecewa berat sama Ratu Jodha? Kesal, Raja Jalal meminta Ratu Ruqaiya datang ke kamar Ratu Jodha untuk bertanya langsung padanya. Dia berdiri hendak pergi sambil menyatakan bahwa dirinya sedang tidak ingin membahas hal itu.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Ratu Ruqaiya ikut berdiri menahan Raja Jalal dan memintanya duduk kembali. “Baiklah, aku takkan membicarakan dia lagi. Kita lanjutkan permainan. Kita bicarakan tentang kita sendiri saja,” sahut Ratu Ruqaiya. Raja Jalal menyorongkan gelasnya, minta minuman lagi.
   
Sementara itu, Moti meminta Ratu Jodha berterus terang padanya apa yang telah terjadi? Ratu Jodha terdiam, karenanya Moti berniat pergi. Dia menahan Moti pergi, kemudian menjelaskan, “Apa yang harus kukatakan padamu? Aku sendiri tidak tahu apa yang terjadi padaku?”

“Setidaknya, katakanlah perasaan yang Anda rasakan saat ini.”

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Ratu Jodha bangun dan menjelaskan bahwa dirinya sedang merasa sedih, setelah Raja Jalal mengungkapkan akan menghabiskan malam bersama Ratu Ruqaiya. Dia tidak mengerti kenapa memiliki pikiran cemburu seperti itu, toh Ratu Ruqaiya adalah istri Raja Jalal juga. Ini aneh! "Entahlah, aku merasa kecewa karena Raja Jalal menyatakan ingin bersama Ratu Ruqaiya di depanku. Aku sadar mereka adalah suami - istri, tapi ... ah, bukankah itu aneh Moti?"

Moti tersenyum dan berkomentar bila itu tidaklah aneh. Ratu Jodha mempertanyakan komentar Moti, dan mengatakan, "Aku sudah pernah mengatakannya kepada Baginda bila aku akan merasa kecewa bila Beliau menghabiskan waktu di ruangan ratu lainnya."

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Dalam kilas balik, ketika mereka berdua berperahu bersama, Raja Jalal sebelumnya sempat mengira orang yang mengajaknya berperahu adalah Ratu Jodha. Tapi, Ratu Jodha menjelaskan bahwa itu bukanlah dirinya. Setelah memahami duduk permasalahannya, bahwa yang mengajaknya berperahu adalah Ratu Ruqaiya, Raja Jalal bertanya pada Ratu Jodha, "Bila kamu sendiri yang mengalami apa yang dialami Ratu Ruqaiya, apa yang kamu rasakan?"

"Ya, saya akan kecewa. Saya menyadari Anda adalah raja yang memiliki banyak istri dan harus membagi-bagi waktu untuk memenuhi kebutuhan istri-istri Anda yang lain," ungkap Ratu Jodha, "Meski begitu, sebagai seorang istri, saya tetap merasa kecewa bila mengetahui Anda sedang bersama istri Anda lainnya."

Moti tersenyum dan berpendapat, “Baguslah, kini Anda tahu kan apa alasan Anda bersedih.”

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Ratu Ruqaiya memenangkan permainan caturnya. Kalah, Raja Jalal berkomentar bila Ratu Jodha bermain lebih baik daripada Ratu Ruqaiya (mungkin karena Jodha tidak bisa bermain catur dan selalu kalah, muihihihi). Ratu Ruqaiya mendesak Raja Jalal untuk menceritakan apa yang telah terjadi antara dirinya dan Ratu Jodha.

"Ratu Jodha telah membohongiku!" akhirnya Raja Jalal mengaku juga.

Ratu Ruqaiya menggenggam tangan Raja Jalal, mencoba memberinya empati palsu, dengan mengatakan, "Mungkin Anda telah salah sangka. Ratu Jodha takkan berbohong."

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

"Tapi, Aku telah melihat dengan mata kepalaku sendiri!"

"Paduka, hanya ada dua alasan kebohongan yang akan dilakukan seorang istri. Pertama, tak ingin melukai hati suaminya; kedua, takut mengungkapkan kebenaran dari kesalahan yang telah diperbuatnya."

Di luar dugaan, Raja Jalal justru membela Ratu Jodha takkan berbohong untuk alasan kedua! Walau dongkol dengan pembelaan Raja Jalal, Ratu Ruqaiya berusaha mengiyakan. Sang ratu menuangkan kembali minuman supaya hati suaminya tenang, meskipun di dalam hatinya dia menukas, 'Aku bisa mengambil keuntungan dari keadaan ini.'

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Raja Jalal terbangun dari tidurnya dan melepaskan pelukan Ratu Ruqaiya. Dia mendudukkan dirinya untuk mengambil minuman lagi. Ketika hendak meminum anggur, ingatan akan Ratu Jodha bersama seorang pria yang dicurigainya melintas di benaknya. Dilempar gelas yang ada di tangannya.

Hatinya galau. Dia keluar dan mendatangi kamar Ratu Jodha, langsung masuk begitu saja. Ketika menyadari belum melepas alas kakinya, Raja Jalal kembali ke pintu untuk melepasnya. Dengan sempoyongan dia berjalan, hingga menabrak guci besi.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Ketika berada di sisi tempat tidur, dia menemukan Ratu Jodha sedang tidur. Dia duduk dan membelai kaki Ratu Jodha. Kemudian, dia coba tidur di sebelah Ratu Jodha, menyandar padanya dan mendekati bibir manis Ratu Jodha – sepertinya berniat menciumnya. Namun, ingatannya kembali saat Ratu Jodha menemui seorang pria dan bagaimana Ratu Jodha mendorongnya dulu.

Dia mundur ingin pergi, tapi malah ambruk akibat pengaruh alkohol. Ratu Jodha terbangun mendengarnya dan kaget melihat Raja Jalal ada di kamarnya. “Baginda, apa yang Anda lakukan di sini?” Dalam keadaan mabuk, Raja Jalal nyengir, “Terakhir ke sini, kamu mendorongku. Sekarang aku terjengkang walau tidak kamu dorong. Mungkin ini pertanda bahwa aku tak diizinkan ke kamar ini.”

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Ratu Jodha membantunya bangun dan menyadari jika sang raja banyak minum, sehingga antara syaraf dan pikirannya tidak terkoneksi dengan baik. Dia akhirnya berhasil membantu Raja Jalal berdiri.

“Kamu tak bisa melakukan ini padaku, Ratu Jodha, kamu tak adil!” tukas Raja Jalal. Ratu Jodha mempertanyakan ucapan suaminya. “Kamu tahu aku sayaaang padamu, dan aku tidak menyukai apa yang telah kamu lakukan padaku!”

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Ratu Jodha membaringkan Raja Jalal di peraduannya untuk selanjutnya menyelimutinya. Dia pergi meninggalkan Raja Jalal, tapi kain sarinya tertahan. “Baginda, tolong lepaskan kain sari saya, biarkan saya pergi.” Namun, dia tidak mendengar sahutan atau celoteh dari Raja Jalal. Ketika menengok, dia menemukan Raja Jalal telah terlelap. Dia mengangkat tangan Raja Jalal untuk melepaskan kain sarinya.

Ratu Jodha menutup tirai kelambu, dan bergumam, 'Terakhir kali Anda di sini, saya telah mendorong Anda jatuh. Tapi, hari ini hubungan di antara kita benar-benar berbeda.'

Bakshi sudah tertidur di ranjang empuknya, saat Dilawar KW aka Sujamal mendatanginya dan memukulnya untuk memastikannya telah terlelap. Kini, dia merasa bebas dan berniat mencari seorang pengkhianat yang merencanakan pembunuhan terhadap Raja Jalal. Dia celingak-celinguk mencari, tapi kesulitan menemukannya lantaran istana Agra terlalu luas untuk disisir sendirian.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Seorang prajurit penjaga melihatnya dan menanyai apa yang dilakukan Dilawar KW malam-malam begini? Dilawar KW menjelaskan bila dirinya mau ke dapur mencari untuk  makanan Bakshi Bano dan calon anaknya. Prajurit penjaga mengatakan bahwa Dilawar KW salah arah. Dilawar KW meminta maaf dan pergi ke arah yang ditunjukkan oleh si prajurit.

Dia bertanya pada dirinya sendiri, 'Bagaimana aku mencari si pengkhianat sementara patroli berkeliling di Harem. Ah, banyak betul ruangan di sini. Sulit aku menemukannya. Kurasa aku harus kembali ke ruanganku, karena takkan menemukannya sekarang. Penjaga telah melihat pergerakanku, aku takkan lolos lain kali.'

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

Tiba-tiba di hadapannya, muncul PM Maham si pembela kebenaran, yang sepertinya melakukan tugas jaga malam juga, :p. “Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya PM Maham. Tanpa ragu Dilawar KW mengatakan ingin pergi ke dapur mencari makanan untuk Bakshi, tapi salah jalan. PM Maham membatin jika Sujamal pintar menjawabnya. Dia mengingatkan Dilawar KW tidak bisa seenaknya berkeliling di istana Mughal, karena nanti disangka memata-matai dan akibatnya adalah hukuman. Dia memerintahkan Dilawar KW kembali ke tempatnya.

Dilawar KW berbalik arah, tapi PM Maham memanggilnya kembali. Langsung saja sang pemikir pembela kebenaran itu menanyakan nama asli Dilawar yang mirip sekali dengan nama seorang pria. Namun, jawaban Sujamal cerdas. Dia tidak peduli dianggap wanita atau pria, lalu pergi.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

PM Maham mendesis, “Sujamal. Aku tahu kamu coba kelabui aku. Kamu menolongku untuk menghancurkan Ratu Jodha, kubiarkan kamu menyamar sekarang sebelum datang hari di mana kamu menemui Ratu Jodha. Jika itu terjadi, akan kubongkar penyamaranmu!”

Selanjutnya baca: sinopsis 'Jodha Akbar' episode 205.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 204

0 komentar:

Post a Comment