Sunday, January 18, 2015

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Baca sebelumnya: sinopsis 'Jodha Akbar' episode 180.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Seorang pelayan datang untuk menemui Raja Jalal, tapi langkah kakinya tertahan oleh Shabuddin di depan pintu yang menyebutkan bahwa Raja Jalal tengah sibuk dan tak bisa diganggu oleh siapapun. PM Maham datang dan bertanya apa yang telah terjadi? Shabuddin menjelaskan bahwa pelayan ingin menyampaikan pesan dari ratu istimewa untuk Raja Jalal. Situasi ini dimanfaatkan PM Maham, yang kemudian meminta si pelayan menyampaikan pesan itu padanya, untuk diteruskan ke Raja Jalal. Tanpa berani curiga, si pelayan mengatakan jika ratu istimewa ingin berperahu dengan Raja Jalal.


Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Setelah pelayan pergi, Shabuddin mengambil alih dari tangan PM Maham supaya pesan akan dia sampaikan sendiri langsung kepada Raja Jalal. Sebelum itu, PM Maham menjelaskan bahwa yang dimaksud ratu istimewa adalah Ratu Jodha. Shabuddin mengiyakan. PM Maham tersenyum licik – ada sesuatu jahat yang direncanakannya.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Shabuddin menyampaikan pesan itu ketika bertemu Raja Jalal. Saat itu, Raja Jalal benar-benar mengira yang mengirim pesan adalah Ratu Jodha. Karena itu, dia tertarik mendengarkan pesan yang dibawa Shabuddin bahwa Ratu Jodha telah menunggunya di tepi sungai Agrasen. Raja Jalal memerintahkan seseorang untuk menyampaikan jawabannya bahwa dirinya akan datang. PM Maham mengintip dan memikirkan rencana jahat yang harus dilakukannya demi mengukuhkan dirinya di ranah politik.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Menerima pesan dari Raja Jalal membuat hari Ratu Jodha jejingkrakan, tapi dia tidak memperlihatkannya. Pun demikian Moti yang mengetahui bila orang yang dilayaninya menerima pesan dari sang raja segera menggodanya. “Ah, apa-apaan sih kamu? Baginda memanggilku untuk urusan pekerjaan, bukan untuk urusan yang lain. Lagipula, aku sudah pernah berperahu dengannya, jadi apa istimewanya?” tanya Ratu Jodha.

Moti menyebutkan bila itu menyangkut persoalan pekerjaan, pasti Raja Jalal akan memanggil Ratu Jodha bukannya memberi pesan seperti sekarang. “Beliau pasti ingin menghabiskan waktu berduaan dengan Anda, Ratu Jodha,” sahut Raja Jalal, “Beliau terus mencari cara untuk itu. Contohnya mengajak Anda berziarah, dan sekarang mengundang Anda berperahu bersama.”

Tidak mau bertengkar lebih lanjut dengan Moti, Ratu Jodha mengusirnya dengan alasan ingin membaca buku.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Ketika malam menjelang, Moti kembali datang ke kamar Ratu Jodha sambil membawa pakaian dan perhiasan untuk sang ratu. Dia mengatakan bahwa Ratu Jodha haruslah tampak cantik dan menyegarkan. Terlebih, Raja Jalal sendiri yang mengundangnya. Jadi ini merupakan acara spesial. Bila Ratu Jodha menolaknya, Moti menegaskan bahwa suasana acara spesial ini bisa rusak.

Diberi penjelasan panjang lebar, jawaban Ratu Jodha hanya satu kata: TIDAK! Dia beralasan ingin tampil apa adanya seperti biasanya – mungkin kemakan omongannya sendiri tadi bahwa pertemuannya dengan Raja Jalal hanyalah pertemuan biasa, urusan pekerjaan.

“Demi Tuhan, Ratu Jodha, tidakkah Anda ingin tampil spesial malam ini?” rengek Moti.

Melihat pelayan setianya sangat bersikeras, Ratu Jodha merasa tak ada hal lain yang bisa dilakukannya selain melakukan apapun yang dimintanya. Dia menghelas napas, “Ah, baiklah. Kamu takkan membiarkanku, kecuali aku merias diriku kan?” Kemudian, sang ratu cantik itu memilih pakaian istimewa yang ingin dipakainya. Setelah mendapatkan pakaian istimewa yang hendak dipakainya, Moti pun mulai melakukan periasan pada Ratu Jodha.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Di sisi lain, Raja Jalal juga merias dirinya. Pelayan yang membantunya mengenakan pakaian memberikan parfum dari Bukhara yang khas untuk memikat para wanita. Tanpa ragu, Raja Jalal segera mengoleskan parfum tersebut di beberapa bagian tubuhnya, terutama di belakang telinga.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

PM Maham tampak berjalan tergesa-gesa, ketika Resham membuntutinya. Dia bertanya mengapa Resham mengikutinya? Dengan gaya khas menggerak-gerakkan lehernya, Resham mengatakan mau melihat “pertunjukan” dua ratu istimewa berperahu bersama Raja Jalal. PM Maham mengatakan bahwa hanya satu ratu istimewa yang akan berperahu bersama sang ratu. Dia akan memastikan Ratu Jodha yang akan berperahu bersama Raja Jalal, bukannya Ratu Ruqaiya – apapun caranya. Sebab bila yang terjadi adalah sebaliknya, maka rencananya bisa gatot (gagal total).

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Ketika pada akhirnya, Ratu Ruqaiya keluar kamarnya lebih dulu daripada Ratu Jodha, langsung PM Maham mendekatinya. Jelas, dia membuat suatu alasan supaya Ratu Ruqaiya tidak pergi lebih dulu. “Amboi, Anda cantik sekali Ratu Ruqaiya,” tukas PM Maham, “Mau ke mana Anda ini?”

“Sudah kubilang padamu, Ibu Maham, aku akan pergi berperahu bersama Raja Jalal.”

“Tapi, sudahkah Anda membawa hadiah untuk Paduka?” bisik PM Maham.

“Tentu saja sudah. Aku telah mempersiapkan segala sesuatunya di dalam perahu.”

Namun, dengan mulut mautnya, PM Maham terus membujuk dan memuji sang ratu kepala untuk membawakan hadiah teristimewa di hari yang juga istimewa itu. Dan, pada akhirnya Ratu Ruqaiya kembali masuk untuk mengikuti petunjuk yang diberikan PM Maham. Tidak lama setelah Ratu Ruqaiya masuk, Ratu Jodha keluar dari kamarnya. Senyum di bibir PM Maham mengembang. Dia yakin rencananya pasti akan sukses!

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Di dalam tandu yang membawanya ke tepi Sungai Agrasen, Ratu Jodha berharap tidak terlambat dan membuat Raja Jalal menunggunya. Moti tersenyum dan menenangkannya bahwa Raja Jalal pasti menunggunya, sebab paham bila sang ratu istimewanya akan berdandan cantik dan lama. Kekesalan Ratu Jodha muncul. “Kamu ini mendandaniku bak boneka berjalan. Membuatku kehilangan banyak waktu!”

PM Maham masuk ke kamar Ratu Ruqaiya untuk bertanya mengapa belum berangkat juga? Ratu Ruqaiya memutuskan keluar kamar untuk berangkat. PM Maham merasa penuh kemenangan.

Sesampainya di tepi sungai, Raja Jalal melihat banyak penjagaan di sana? Dia bertanya, “Mengapa kalian di sini? Apa aku terlihat seperti orang yang sanggup melindungi diri sendiri hah?”

“Kami tidak mengatakan demikian. Namun, Perdana Menteri meminta kami berjaga-jaga dan mengingatkan tidak meninggalkan Anda sendirian,” sahut salah seorang penjaga.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Di tandunya, Ratu Ruqaiya merasa menang setelah mendapatkan kesempatan untuk berdua-duaan dengan Raja Jalal, tanpa diganggu oleh Ratu Jodha.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Duo “musuh dalam selimut”, PM Maham dan Resham, tertawa-tawa melihat semuanya berjalan sesuai keinginan mereka. PM Maham bahkan yakin akan terjadi kekisruhan di sana! “Inilah hukuman Ratu Ruqaiya dari Maham, karena pernah menjatuhkannya di depan Ratu Jodha!” pekik PM Maham penuh kekejaman.

Adham Khan tiba dan segera mengeluh bahwa Raja Jalal telah mencopot jabatannya sebagai Komandan Malwa – yang sekarang diberikan kepada Pir Muhammad. Dia merasa Ibunya yang seorang PM tak pernah membantunya apa-apa.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

“Salahmu sendiri!” pekik Ibunya, “Siapa suruh kamu masih di Mughal? Padahal Paduka sudah memberimu perintah ke sana!” Dia lalu meminta Adham Khan untuk mengendalikan emosinya, sebab itu akan menjadi masalahnya suatu hari nanti. Kemudian, dia memberi beberapa saran untuk bisa merebut kembali posisinya.

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181
Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

Ketika sampai di tepi sungai, Ratu Jodha meminta maaf kepada Raja Jalal karena telah datang terlambat. Raja Jalal mengatakan tidak apa-apa, toh ada seni dalam menanti kedatangan seseorang. Cie... Tidak lama kemudian, tandu yang membawa Ratu Ruqaiya dan Hoshiyar juga tiba di tepi sungai. Mereka heran melihat tandu kerajaan ada juga di sana dan menebak siapa pemilik tandu itu? Saat di bibir sungai, Raja Jalal mengulurkan tangannya untuk Ratu Jodha. Hal itu terlihat oleh Ratu Ruqaiya yang kemudian bertanya-tanya apa yang dilakukan Ratu Jodha bersama Raja Jalal?

Selanjutnya baca: sinopsis 'Jodha Akbar' episode 182.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 181

0 komentar:

Post a Comment