Wednesday, January 7, 2015

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 174

Sebelumnya baca: sinopsis 'Jodha Akbar' episode 173.

Di episode sebelumnya, Ratu Jodha dan Raja Jalal telah sampai di tempat Imam Salim Chisti. Walaupun dalam keadaan menyamar, tapi Salim Chisti dengan mudah mengenali mereka, kemudian memberikan wejangan kepada mereka berdua bahwa perjalanan panjang telah menanti mereka berdua

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 174

sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174

Raja Jalal dan Ratu Jodha duduk bersimpuh di hadapan Imam Salim Chisti. Keduanya termangu mendengarkan kata-kata sang imam bahwa dirinya merasakan perubahan yang terjadi dan berkah Tuhan pada wajah Ratu Jodha. Mendengar kata-kata pujian itu, Ratu Jodha menjadi malu. Keduanya menunduk di hadapan sang imam yang memberinya berkat.

Masing-masing dari pasangan manis ini mengikatkan benang di sebuah pohon. Hal ini mengingatkan Raja Jalal ketika menali benar di Ajemer Sharif beberapa waktu sebelumnya. Dia kemudian memberitahu istrinya, “Bila seseorang berdoa dengan sepenuh hati di sini, Insya Allah doanya makbul.”

sinopsis jodha akbar episode 174

Ratu Jodha mengikatkan benang di atas benang yang telah diikatkan oleh Raja Jalal. Kemudian, keduanya berdoa di dalam hati. Raja Jalal mendoakan perjalanannya bersama sang istri yang telah menyelamatkan hidupnya tidak pernah berakhir dan berharap dirinya selalu bisa menggenggam tangannya dalam tiap langkah. Sementara, Ratu Jodha mendoakan keinginan sang suami bisa diwujudkan selalu.

“Doa apa yang kamu panjatkan, Ratu Jodha?” tanya Raja Jalal.

Tersenyum, Ratu Jodha mengatakan, “Bukankah doa yang dipanjatkan tidak boleh diberitahukan kepada orang lain?” Raja Jalal membuat penawaran akan memberitahu doanya jika Ratu Jodha memberitahu doanya juga. Namun Ratu Jodha menolak, karena dia tahu apa doa yang dipanjatkan sang suami. “Berhentilah berharap terlalu keras,” komentarnya.

Raja Jalal menggoda Ratu Jodha dengan mengatakan, “Benarkah kamu tahu isi hatiku?” Pipi Ratu Jodha memerah, selanjutnya dia pergi meninggalkan Raja Jalal. Melihat istrinya pergi, Raja Jalal menggumam seharusnya Ratu Jodha memberitahunya tentang apa yang ada di dalam hatinya. Namun, dia sadar istrinya telah berjalan cukup jauh meninggalkannya. “Ratu Jodha!” panggilnya.

sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174

Raja Jalal dan Ratu Jodha berjalan bersisian, ketika Ratu Jodha mengucapkan terima kasih kepada Raja Jalal yang telah mengajaknya ke tempat Imam Salim Chisti. Raja Jalal mengungkapkan, pada awalnya, sempat meragu Ratu Jodha akan menyukai tempat yang sangat sederhana itu.

“Jika manusia bisa mendapat ketenangan dengan permata dan emas, kenapa mereka datang ke sini (ke tempat Imam Salim Chisti, red.)? Imam Salim Chisti memiliki hubungan langsung dengan Tuhan,” kata Ratu Jodha. Tersenyum Raja Jalal membenarkan – pasalnya, di tempat inilah rata-rata doa didengar Tuhan. Dia tentu berharap doanya dikabulkan.

sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174

Ketika mereka kembali pada jalannya, melihatlah mereka pada seseorang yang dikenal... Ratu Ruqaiya. Si ratu ambekan nan cemburuan ini tengah menatap keduanya dengan tatapan tajam. Jelas hal ini membuat Ratu Jodha dan Raja Jalal terkejut, sama sekali tidak menyangka Ratu Ruqaiya akan menyusulnya – membuat keterduaan mereka terganggu.

Sementara Ratu Jodha menunggu di luar, Raja Jalal mengajak Ratu Ruqaiya bicara. Dia mengaku terkejut melihat kedatangannya. Si istri cemburuan mengatakan setelah mendengar Ratu Salima tidak pergi bersama mereka, dia memutuskan untuk menyusul. “Tapi kan sudah ada Ratu Jodha bersamaku,” sahut Raja Jalal.

“Karena itulah, saya menyusul Anda,” jawab Ratu Ruqaiya lagi – memperlihatkan ekspresi cemburu. Pernyataan Ratu Ruqaiya justru membuat pertanyaan di benak Raja Jalal, yang kemudian menuntut penjelasan. Ratu Ruqaiya menjelaskan maksudnya bahwa Raja Jalal dan Ratu Jodha bak kucing dan anjing, selalu bertengkar. Terakhir kali mereka bepergian, harimau datang menerkam. Jadi, dia beralasan tak ingin kejadian serupa terulang.

sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174

Namun, betapa kesalnya hati Ratu Ruqaiya ketika dirinya mengoceh tentang alasannya, Raja Jalal malah melihat ke arah Ratu Jodha dan tidak berpaling bahkan bila petir menyambar sekalipun. “Paduka, apakah Anda mendengar apa yang saya katakan?”

Raja Jalal mengangguk, supaya Ratu Ruqaiya tidak berkicau lebih jauh tentang ketidakdengaran dirinya terhadap apa yang dikatakannya. “Baguslah kamu datang,” hanya begitu komentar yang dilontarkannya. Hahaha...

“Tapi kenapa Anda bepergian tanpa didampingi pengawal?”

“Pengawal tertahan di penjara. Lagipula, kami melakukan perjalanan ini dengan cara menyamar sebagai orang biasa. Tapi, sepertinya kami tidak akan melakukannya lagi setelah kedatanganmu,” sindir Raja Jalal, yang kemudian pergi meninggalkan Ratu Ruqaiya.

sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174

Kemudian, Ratu Ruqaiya menemui Imam Salim Chisti dan menghadiahkan beberapa koin emas padanya. Sang Imam memberikan berkatnya kepada Ratu Ruqaiya.

Malam harinya, Ratu Ruqaiya mempersiapkan tenda sebagai ruangan untuk tidur Raja Jalal. Namun sepertinya sang raja tidak menyukainya, sehingga terjadi cekcok kecil. Sementara keduanya bertengkar, Ratu Jodha hanya diam saja mendengarkan.

sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174

Raja Jalal ingin saat ini hidup sebagai orang biasa saja, bukan raja. Sedangkan, Ratu Ruqaiya ngotot bahwa sebagai seorang raja, maka selayaknya Raja Jalal bersikap dan bertindak sebagai raja. Dia bahkan mempertanyakan kehormatan apa yang tersisa jika Raja Jalal bertingkah seperti orang biasa?

“Kamu mau ikut bersama kami?” tanya Raja Jalal pada akhirnya. Ratu Ruqaiya mengangguk cepat. “Kalau begitu, bersikaplah seperti orang biasa! Contohlah Ratu Jodha!” Dibanding-bandingkan dengan Ratu Jodha, Ratu Ruqaiya sebal. Dia menegaskan dirinya bukanlah Ratu Jodha, yang memberi penjelasan bahwa dirinya telah mendapatkan kedamaian selama perjalanan ini. Namun, Ratu Ruqaiya menyatakan bahwa dirinya tetap tidak bisa melakukan itu, karena tetap mementingkan kehormatannya sebagai seorang Ratu Mughal.

sinopsis jodha akbar episode 174

“Ini bukan tentangmu! Ini tentang aku!” sahut Raja Jalal kemudian. Mendengar pertengkaran yang membosankan, Ratu Jodha pamit keluar. Sebelum keluar, Raja Jalal menambahkan, “Jika mau ikut, tanggalkan kebangsawananmu. Aku senang kamu ikut, sebab kamu adalah sahabat baikku. Semua keputusan ada di tanganmu."

Karena tidak ingin membiarkan Ratu Jodha berdua-duaan dengan Raja Jalal, terpaksa Ratu Ruqaiya melakukan sesuatu yang tidak disukainya. “Demi Anda Paduka!” batinnya. Aih.

*

Ratu Ruqaiya memutuskan ikut Raja Jalal dan Ratu Jodha. Mereka berjalan kaki melalui tempat-tempat yang sepi. Hoshiyar mengeluh kakinya sakit. Ratu Ruqaiya memarahinya, karena dia juga memiliki keluhan yang sama. Ratu Jodha tersenyum mendengar keluhan keduanya.

sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174

Ketika hari gelap, mereka menemukan sebuah gubuk kecil. Raja Jalal mengatakan kepada dua istri dan satu pelayan bahwa mereka akan bermalam di tempat itu. Ratu Jodha dan Raja Jalal segera menemui empunya gubuk. Sementara, Ratu Ruqaiya bertanya pada diri sendiri, haruskah ikut bersama mereka? Hoshiyar berpendapat jika mereka tidak memiliki pilihan lain.

Rombongan Raja Jalal mendapatkan izin menginap di gubuk oleh empunya. Segera Raja Jalal duduk, setengah berbaring miring, di atas tanah beralas jerami. Melihat itu, Ratu Jodha menegurnya. Kemudian, empunya gubuk buru-buru keluar membawakan selembar tikar. “Terima kasih atas kebaikan hati anda, Tuan,” tukas Raja Jalal menerima tikar tersebut. Segera tikar digelar, dan Ratu Jodha mengambil posisi duduk di sebelah Raja Jalal.

sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174

Suami-istri pemilik gubuk tengah memasak sesuatu. Melihat itu Ratu Jodha bertanya apa Raja Jalal mau makan? “Aku sudah makan tadi,” sahut Raja Jalal. Mendengar pernyataan itu, Ratu Jodha tersenyum – Raja Jalal memang punya kebiasaan makan teratur.

“Aku akan bicara dengan pemilik gubuk ini,” tukas Ratu Jodha kemudian. Ratu Jodha mendekati sang empunya gubuk untuk meminta disediakan bahan makanan beserta alat memasak. Sebagai ganti, dia melepas perhiasan tersisa yang masih melekat di tubuhnya. Suami-istri pemilik gubuk tampak senang, bahkan istrinya memeluk Ratu Jodha. Tindakan yang dilakukan Ratu Jodha membuat Raja Jalal tersenyum.

Tidak lama kemudian, Ratu Ruqaiya dan Hoshiyar datang, kemudian langsung mengeluhkan tempat yang berantakan. Dengan penuh kesabaran Raja Jalal mengatakan bahwa mereka sekarang tinggal di tempat itu karena harus menjalani hidup sesuai caranya. Istilahnya: di mana bumi berada, di situ langit dijunjung. Raja Jalal menyatakan bahwa Ratu Jodha saja bisa beradaptasi dengan baik, tengah membuat makanan. Segera Ratu Ruqaiya memerintahkan Hoshiyar untuk membantunya. “Tidak perlu Hoshiyar, sebelumnya Ratu Jodha pernah membuat makanan yang sama dan sangat enak.”

sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174

Mendengar kata pujian diarahkan kepada Ratu Jodha, panaslah hati Ratu Ruqaiya. Dia putuskan untuk membuatkan makanan untuk Raja Jalal dan segera mendekati Ratu Jodha. Dia bertanya darimana Ratu Jodha mendapatkan bahan makanan? Ratu Jodha menjawab bahwa dia menukarnya dengan perhiasannya. Ratu Ruqaiya mengatakan mau juga membuatkan makanan untuk Raja Jalal. Ratu Jodha mundur dan mempersilakan Ratu Ruqaiya melakukannya. “Tapi, bagaimana caranya? Aku tidak tahu cara membuatnya?” tanyanya.

Ratu Jodha memberikan bimbingan kilat supaya bisa ditiru oleh Ratu Ruqaiya. Setelah berhasil membuat satu adonan roti, Ratu Ruqaiya segera menggorengnya. Sayang gosong. Dia malu dan berniat membuangnya. Namun, Ratu Jodha menahannya dan meminta Ratu Ruqaiya untuk memberikannya pada Raja Jalal, niscaya akan dimakannya. Dia tetap malu hati. “Cobalah saja. Berikan pada Paduka. Lihat dan perhatikan apa yang dilakukannya,” bujuk Ratu Jodha.

sinopsis jodha akbar episode 174

Menuruti saran Ratu Jodha, Ratu Ruqaiya segera menghidangkan roti gosong untuk Raja Jalal, yang kemudian membaginya pada Ratu Jodha dan Ratu Ruqaiya. “Jangan dimakan Paduka!” pinta Ratu Ruqaiya.

Raja Jalal menggeleng dan menjelaskan, “Tidak, Ratu Ruqaiya, aku akan tetap memakannya. Aku telah melihat cinta di balik proses pembuatan roti ini. Aku melihatmu bersungguh-sungguh membuatnya, karenanya aku pasti akan memakannya.” Mendengar pernyataan itu, Ratu Jodha tersenyum, sedangkan Ratu Ruqaiya bengong saja.

*

sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174
sinopsis jodha akbar episode 174

Ketika malam menjelang, Ratu Ruqaiya memerintahkan para prajurit membuatkannya tenda untuk tetirah. Mengetahui hal tersebut Ratu Jodha berniat membantunya mempersiapkan tempat tidur nyaman untuk Raja Jalal. Sayangnya, Ratu Ruqaiya tidak mengizinkan hal tersebut. “Aku yang akan melakukannya sendiri,” katanya.

“Baiklah...” sahut Ratu Jodha.

Ratu Ruqaiya tampak jumawa karena mengambil inisiatif membuat tenda untuk tempat tetirahnya dan Raja Jalal. Dia mengaku telah memerintahkan prajurit untuk membuatkan tenda untuk Ratu Jodha, tapi di luar. “Kamu kan suka dengan udara terbuka,” sindirnya.

Ratu Jodha memperlihatkan wajah nelangsa dan mengaku tidak masalah dengan hal itu. Dia pergi keluar dan berpapasan dengan Raja Jalal yang bertanya, “Di mana aku harus tidur malam ini?” Ratu Ruqaiya segera menyambar jika Raja Jalal tidur dengannya di dalam tenda. Mata Raja Jalal menyapu sekeliling tenda, lalu menatap Ratu Jodha, dan bertanya, “Kamu tidur di mana?”

Tidak mau membuat suaminya menjadi serba salah di hadapan istri tercintanya, Ratu Jodha menjawab jika dia akan tidur di luar, di tempat terbuka, dengan alasan dirinya menyukai udara terbuka. Raja Jalal seolah terbungkam. Senyum sinis di bibir Ratu Ruqaiya tersungging – seolah telah memenangkan pertempuran hebat dengan Ratu Jodha dalam memperebutkan Raja Jalal. Pada akhirnya, Ratu Jodha keluar tenda diiringi tatapan Raja Jalal yang seolah tak rela istri yang telah menyelamatkan nyawanya tersia-siakan di luar.

Selanjutnya baca: sinopsis 'Jodha Akbar' episode 175.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 174

0 komentar:

Post a Comment