Thursday, January 1, 2015

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 166

Sebelumnya baca: sinopsis 'Jodha Akbar' episode 165.

Episode sebelumnya, Ratu Jodha memutuskan untuk memakan manisan yang telah terkontaminasi racun Benazir tepat sebelum pernikahan Raja Jalal dan Benazir dilakukan. Segera, setelah itu Ratu Jodha kolaps dan Benazir melarikan diri dengan menyandera Ratu Ruqaiya. Di tengah-tengah kepanikannya, apa yang akan dilakukan Raja Jalal?

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 166

sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166

Mendapat bantuan dari para prajurit, Ratu Ruqaiya memerintahkan Tuan Atgah Khan membuka tutup sebuah sumur tua untuk membuang Benazir ke dalamnya. Setelah itu, dia memerintahkan sumur ditutup kembali. Prajurit melakukannya dengan sangat baik.

Ratu Ruqaiya menegaskan kepada Tuan Atgah Khan dan para prajurit bahwa inilah hukuman bagi orang yang mencoba melakukan percobaan pembunuhan terhadap suaminya. Kemudian, dia meminta Tuan Atgah Khan untuk menyuruh seorang prajurit menjaga tutup sumur. Siapapun yang coba membukanya harus dibunuh.

***

sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166

Wajah Raja Jalal terlihat khawatir melihat Ratu Jodha belum sadar, kondisinya masih kritis. Dia bertanya, “Tabib berapa lama lagi Ratu Jodha bisa sadarkan diri?” Tabib menggeleng, mengaku tidak bisa memperkirakan secara pasti kapan tepatnya Ratu Jodha melewati masa kritisnya. Kemudian, Raja Jalal menggenggam tangan Ratu Jodha. PM Maham melihatnya dengan tatapan tak suka. Raja Jalal mengungkapkan tubuh istrinya itu sangat hangat, dan menarik kesimpulan bahwa Ratu Jodha mengalami kasus seperti saat diserang harimau sebelumnya. Tabib menjelaskan jika kondisinya berbeda.

Raja Jalal merutuki dirinya, merasa bersalah karena tidak mendengarkan peringatan yang coba dijelaskan Ratu Jodha. “Ini semua gara-gara aku,” tukas Raja Jalal. Ibu Suri Hamida yang ada di sana menenangkan keadaan jiwa Raja Jalal yang kebingungan. Mendadak Raja Jalal ingat jika Zakira baik-baik saja setelah meminum racun dari Benazir si iblis betina.

***

sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166

Segera, Raja Jalal pergi ke penjara, menuntut penjelasan kepada Zakira. “Jelaskan padaku, kenapa kamu bisa baik-baik saja setelah minum air yang terkontaminasi racun Benazir?” tanya Raja Jalal sambil mengancam Zakira dengan pedang.

Dengan wajah ketakutan, Zakira menjawab, “Hamba meminum penawar racun yang diberikan Benazir. Penawar racun itu berbentuk mutiara.” Itu mengingatkan Raja Jalal terhadap kotak mutiara yang dibawa Tuan Atgah Khan untuknya.

Raja Jalal mengajak Zakira untuk mengambil kotak berisi mutiara tersebut dan kembali ke kamar Ratu Jodha dirawat. Dia memberikan kotak tersebut kepada Tabib dan memberitahu jika itu adalah penawar racun Benazir. “Tapi, tunggu...” tukas Raja Jalal, “Berikan penawar itu untuk diminum Zakira. Memastikan bahwa itu bukanlah racun ular Benazir.”

sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166

Tabib memasukkan satu mutiara ke dalam ke gelas dan mengaduknya untuk diberikan kepada Zakira. Berada hidupnya di ujung tanduk, Zakira meminumnya tanpa ragu-ragu (terlebih dia yakin itu bukanlah racun, melainkan penawar racun). Raja Jalal menunggu beberapa saat, dan tidak terjadi apapun pada Zakira. Yakinlah dia itu bukan racun, melainkan penawar racun. Dia perintahkan prajurit memasukkan Zakira kembali ke penjara.

Tabib membuatkan satu penawar untuk Ratu Jodha dan meminumkannya. Setelah itu, dia menyebutkan, “Sekarang, kita hanya bisa menunggu masa kritisnya lewat. Selama itu tak ada yang bisa kita lakukan,” ungkap Tabib. Raja Jalal menitikkan air mata, mengekspresikan kesedihannya. Dia meminta Ratu Jodha bangun, karena tidak mau kehilangannya seperti ini.

sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166

Tidak berapa lama berikutnya, Ratu Ruqaiya kembali dikawal Tuan Atgah Khan. Raja Jalal memeluknya dan mengatakan dirinya sangat tegang saat ini, mengkhawatirkan dua istri cantiknya berada dalam bahaya. Ratu Ruqaiya menceritakan kronologis peristiwa penculikannya dan bagaimana dirinya berhasil lolos dari Benazir. Dia menambahkan, “Anda tidak perlu khawatir Paduka, Hamba telah memberikan hukuman setimpal bagi Benazir.”

Raja Jalal mengangguk, mengerti. “Tuan Atgah Khan, terima kasih,” kata Raja Jalal. Tuan Atgah Khan mengangguk, menerima ucapan tersebut sepenuh hati. “Anda telah menyelamatkan nyawa Ratu Ruqaiya. Anda juga telah menemukan kotak mutiara, yang ternyata berisi anti-racun Benazir. Mudah-mudahan Ratu Jodha bisa terselamatkan sekarang,” imbuh Raja Jalal.

sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166

“Bagaimana kondisi Ratu Jodha?” tanya Ratu Ruqaiya, akhirnya memedulikan nasib Ratu Jodha.

“Sementara ini masih belum sadarkan diri,” sahut Raja Jalal

Ratu Ruqaiya melihat kondisi Ratu Jodha yang masih terbaring tak sadarkan diri. Kondisi itu membuatnya menangis tersedu-sedu. Bakshi Bano, adik kandung Raja Jalal, datang menemui Ratu Jodha dengan mata sembab. Raja Jalal melihatnya dengan tatapan tajam. Melihat itu, Bakshi Bano mengatakan, “Saya tahu Paduka, Anda masih menghukum saya supaya tidak menampakkan diri di hadapan Anda,” kata Bakshi Bano, “Tapi izinkan saya berdoa untuk Ratu Jodha.”

sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166

“Berdolah untuknya Bakshi Bano. Jika doamu itu bekerja dengan baik, aku berutang budi padamu seumur hidup.”

Kemudian, Ratu Jodha terbatuk dan mengeluarkan darah dari dalam mulutnya. Panik, Raja Jalal memohon pada Tabib untuk melakukan sesuatu, tapi Tabib tidak bisa berbuat apa-apa sampai Ratu Jodha sadarkan diri dengan sendirinya. Raja Jalal pergi dari sana untuk menenangkan diri. Ibu Suri Hamida meminta Tuan Atgah Khan untuk mengikuti Raja Jalal. Tidak baik baginya sendirian saat ini.

***

sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166

Raja Jalal berjalan seorang diri. Dia ingat Ratu Jodha pernah mengatakan, “Saya tidak membenci Anda lagi Paduka. Saya percaya pada Anda.” Dia juga ingat saat dirinya dan Ratu Jodha saling berpegangan tangan ketika dia berada di kamar Ratu Jodha. Air mata yang telah tertahan di pelupuk matanya, tumpah seketika.

Kemudian, Raja Jalal masuk ke sebuah mushala. Dia teringat bagaimana saat dirinya dan Ratu Jodha shalat bersama di sebuah mushala – walaupun Ratu Jodha memutuskan tetap beragama Hindu tapi dia mau mempelajari agama suaminya. Seluruh sisi sensitif Raja Jalal keluar – emosional dan penuh keharuan. Makin meleleh air mata Raja Jalal. Raja Jalal berdoa, bermunajat kepada Gusti Allah untuk keselamatan Ratu Jodha. Sementara itu, Tuan Atgah Khan bersama prajurit mengikuti di belakang Raja Jalal.

***

sinopsis Jodha Akbar episode 166

Di kamar Ratu Jodha, Tabib menyatakan bahwa kondisi Ratu Jodha sangat sulit untuk diselamatkan sekarang. “Hamba harus membawa Ratu Jodha ke tempat perawatan,” kata Tabib, “Di sana, kita akan menyedot racun Benazir keluar.”

“Lakukanlah apa yang butuhkan Anda lakukan, Tabib,” sahut Ratu Ruqaiya – air matanya meleleh bersama Ibu Suri Hamida dan lainnya. Dia mengatakan bahwa Ratu Jodha telah mempertaruhkan hidupnya demi bisa menyelamatkan Raja Jalal dari cengkeraman maut. Karena itu, Ratu Jodha harus diselamatkan bagaimanapun caranya.

***

sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166
sinopsis Jodha Akbar episode 166

Raja Jalal masih ada di mushala, menangis dan bermunajat. Sambil menangis dia berkata, “Gusti Allah, Engkau telah memberikan lebih dari apapun yang Hamba hina ini butuhkan. Takhta, kekayaan, dan kebahagiaan. Tapi, janganlah ambil seseorang yang Hamba tidak bisa hidup tanpanya dari sisi Hamba. Selama ini, Hamba telah menyembunyikan perasaan Hamba dari orang-orang, tapi Hamba yakin Engkau Maha Mengetahui. Hamba tak bisa hidup tanpanya. Berilah keselamatan baginya. Hamba mohon pada Engkau, Gusti. Engkaulah yang Maha Perkasa.”

Raja Jalal bangkit dan mengikatkan benang pada dinding. Dia ingat telah mengikatkan diri seperti yang dilakukannya Ratu Jodha di dinding mushala tersebut.

Selanjutnya baca: sinopsis 'Jodha Akbar' episode 167.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 166

0 komentar:

Post a Comment