Monday, December 1, 2014

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 138

Sinopsis Jodha Akbar episode 138

Baca sebelumnya sinopsis 'Jodha Akbar' episode 137.

Rahim, putra Salima, meminta Jodha mengejarnya. Rupanya, ia berlari untuk menemui Jalal. Melihat kedatangan Rahim dan Jodha, Jalal bertanya kenapa Rahim datang membawa Jodha, padahal ia menyangkanya Rahim akan datang sendirian? Jodha berniat pergi, tapi Rahim menahannya dan mengajaknya juga Jalal main layangan.

Jalal dan Jodha menolak permintaan Rahim, sebab udara sangatlah dingin. Rahim menyahut tidak apa-apa, dan meminta mereka berdua berjanji untuk main layangan bersamanya jika udara sudah lebih hangat. Pelayan datang dan mengatakan Rahim dicari Salima. Rahim ngedumel, sebab ibunya selalu saja mencari dirinya.

Jodha kemudian meminta pendapat Jalal selimut yang dibawanya – selimut itu dari ayah Jodha di Amer. Jalal memuji selimut itu coraknya bagus dan indah. Jodha segera memberikan selimut itu kepada Jalal, tapi Jalal mengatakan bahwa ia akan memberikan selimut itu untuk Benazir. Raut wajah Jodha berubah. Ia cemburu rupanya.

*

Sinopsis Jodha Akbar episode 138

Benazir digoda oleh salah seorang prajurit Jalal, yang meminta izin untuk datang ke kamarnya. Permintaan ini membuat Benazir muntap dan berjanji akan melaporkannya pada Jalal, sehingga sang prajurit meminta maaf dan pergi. Zakira yang melihat hal itu meminta Benazir untuk melaporkan pada Jalal. Namun, Benazir menolaknya dengan alasan tak ingin mencari musuh.

*

Javeda mematut-matutkan diri di depan cermin. Ia berdandan semirip mungkin dengan Benazir. Resham yang datang tersenyum melihat Javeda yang terlihat lucu. Maham kemudian datang, begitu melihat tingkah laku Javeda, ia segera meminta menantunya itu ganti pakaian. Javeda tidak mau, dan justru mengatai ibu mertuanya itu cemburu padanya karena kecantikannya.

Sinopsis Jodha Akbar episode 138

Maham menyahut jika kecantikan itu tidak penting, yang penting adalah kecerdasan. Javeda membalas: bagi seorang perdana menteri kecerdasan itu memang penting, tapi bagi seorang ratu seperti dirinya yang lebih penting adalah kecantikan. Maham mengancam bila Javeda tidak segera berganti pakaian maka ia... Javeda memotong ucapan mertuanya. Ia mengiyakan dan meminta Maham untuk lebih banyak makan gula, supaya terlihat manis. Ha.

Seperginya Javeda, Resham bertanya dulu waktu Adham Khan menikahi Javeda ada di mana Maham? Maham mengangkat tangannya siap memukul Resham. Kekeke... Maham mengungkapkan bahwa penampilan itu menipu dan kecerdasan itu tak bisa diukur dari penampilan luar. Resham menjawab apa tidak sebaiknya Maham senang dengan hal-hal kecil semacam ini? Maham mengiyakan. Ia mengungkapkan ingin mengatur negara ini. Resham menjawab bukannya Maham sudah melakukannya? Maham mengiyakan, tapi ingin mempertahankannya.

*

Benazir menulis surat untuk ibunya di Kabul. Setelah selesai menulis, Zakira bertanya apa ada yang bisa memahami tulisan Benazir? Benazir menjawab bahwa takkan ada yang bisa memaknainya. Ia menjelaskan bahwa orang-orang hanya tahu dirinya cantik, dan takkan ada yang tahu apa tujuan yang dilakukannya! Zakira bersegera mengirimkan surat itu ke petugas jaga surat keluar dan masuk.

*

Sinopsis Jodha Akbar episode 138

Petugas yang bertugas mensortir surat keluar dan masuk mendapatkan surat yang ditulis oleh Benazir. Ia bergumam bahwa Benazir benar-benar pandai dan cerdas, dan apakah ketertarikannya itu tanda ia jatuh cinta? Tapi, ia mengatakan pada diri sendiri tidak boleh menggoda Benazir, sebab Benazir adalah kesayangan Jalal.

Ia kemudian membaca surat yang ditulis Benazir untuk ibunya. Ia kaget waktu menemukan fakta bahwa Benazir memiliki misi rahasia di surat tersebut.

*

Benazir menemui Jalal untuk menggodanya secara s*ksual. Namun, Jalal yang tidak tertarik padanya memintanya pergi dan akan memanggilnya bila dibutuhkan. Jalal berkata pada dirinya sendiri jika ia tidak berminat untuk mendapatkan Benazir. Tujuannya melakukan semua ini adalah membuat Jodha cemburu.

*

Sinopsis Jodha Akbar episode 138

Jalal meminta pelayan memanggilkan Jodha. Begitu yang dipanggil datang, Jalal memintanya untuk mengobati luka di kakinya. Jodha menolaknya. Jalal meminta para pelayan pergi meninggalkannya. Saat itu, Hamida justru datang dan bertanya apa yang sudah terjadi? Jalal berbohong dengan mengatakan bahwa Jodha memaksa untuk mengobati luka-lukanya, padahal ia sudah meminta pelayan yang melakukannya. Hamida senang Jalal dan Jodha bisa akrab kembali. Ia memberikan izin Jodha untuk melakukannya.

Setelah itu Hamida pamit undur diri. Segera, Jodha membuang obatnya dan marah pada Jalal. Ketika Hamida kembali, Jalal melaporkan pada ibunya jika Jodha memarahinya. Jodha beralasan marah karena Jalal ngeyel mau jalan-jalan padahal kakinya masih sakit. Hamida tersenyum dan membenarkan ucapan Jodha. Ia meminta Jalal mengikuti kata-kata istrinya.

Hamida mengingatkan Jalal akan ada tamu dari Kabul. Jalal menjawab sudah tahu dan berniat jalan-jalan, meski sudah dilarang ibunya, Jalal tetap ngeyel. Ia bisa meminta tolong pada Jodha. Akhirnya, Jodha memapah Jalal ke tempat lain.

*

Sinopsis Jodha Akbar episode 138

Setelah berada di lain tempat, Jodha memarahi Jalal karena pintar berakting di depan ibunya. Saat itu Benazir datang dan Jalal mengungkapkan bahwa telah menemukan orang yang bisa menolongnya.

Benazir memberikan salam pada Jalal dan mengatakan bahwa ia segera menemui Jalal setelah mendengar Jalal sakit. Jodha menjawab bahwa luka Jalal sudah diobati dan karena tidak merasa dibutuhkan lagi ia undur diri. Belum jauh dari sana, Jalal meminta Benazir membantunya. Jodha sempat menengok. Jalal sempat melihatnya, tapi setelah Jodha menjauh, Jalal meminta Benazir tidak membantunya. Sebab ia bisa berdiri sendiri lalu pergi dari sana. Benazir merasa dimanfaatkan untuk membuat Jodha cemburu. Hahaha, baru tahu dia...

Bersambung ke sinopsis 'Jodha Akbar' episode 139.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 138

0 komentar:

Post a Comment