Sunday, November 23, 2014

Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 132

Image Jodha Akbar episode 132

Baca sebelumnya sinopsis 'Jodha Akbar' episode 131.

Para wanita, termasuk Hamida, Jodha, dan Ruqaiya, berkumpul. Mereka membahas kehebatan Ramtanu dalam “menyihir” semua orang. Karena itu, mereka sepakat untuk menggelar pesta perayaan seperti semalam dan mengundang Ramtanu untuk bermain.

*

Image Jodha Akbar episode 132

Jalal minta diambilkan minum, tapi yang diperintahkan tidak segera bergerak, sehingga Jalal berteriak minta lagi. Ruqaiya datang dan merasakan atmosfer Jalal tidak enak. Karena itu, ia masuk ke dalam dan menanyakan apa yang telah terjadi. Jalal menyuruh Ruqaiya pergi. Ruqaiya memohon supaya Jalal menceritakan permasalahannya. Tapi, Jalal hanya mengaku moodnya buruk setelah pesta semalam.

Belum terungkap apa yang menjadi permasalahannya, ibu suri Hamida datang ke kamar Jalal. Sehingga, Ruqaiya memilih pamit undur diri. Di dalam, Hamida mengatakan bahwa dirinya telah meminta kembali Ramtanu untuk menyanyi lagi.

*

Image Jodha Akbar episode 132
Image Jodha Akbar episode 132

Maham masuk begitu saja ke kamar Ruqaiya, sehingga sang ratu menyemprotnya. Ia beralasan ada hal penting yang mau disampaikan bahwa mood Jalal memburuk setelah Jodha mengusirnya dari kamar. Ruqaiya terkejut. Maham menambah provokasinya dengan menyebutkan jika Jodha sepertinya akan menggantikan posisi Ruqaiya cepat atau lambat.

Maham melontarkan ide supaya Jalal dan Jodha berpisah. Ruqaiya menyuruh Maham melakukannya sendiri, sebab ia tidak mau terlibat. Maham mengatakan bahwa ia akan melakukannya, dengan atau tanpa izin Ruqaiya. Sebab, ia tak mau Ruqaiya dan Jalal berpisah! Terlebih dipisahkan oleh seorang Rajput.

*

Image Jodha Akbar episode 132
Image Jodha Akbar episode 132

Jodha nyelonong masuk ke kamar Jalal, sehingga disuruh pergi. Ia pun mengulanginya lagi, tapi itu justru membuat Jalal semakin murka! Ia mengusir Jodha. Namun, Jodha enggan karena ia berniat menjelaskan apa yang terjadi semalam di kamar. Ia menyebutkan masih ingat betul apa yang ditulisnya. Sementara, Jalal mengaku ingat betul apa yang telah dibacanya (padahal, Jalal tidak membacanya tapi dibacakan).

Jalal menyuruh Jodha untuk pergi, karena ia tak lagi mau melihatnya setelah "penghinaan" yang dilakukan Jodha padanya. Resham datang dan meminta Jalal ke tempat Maham. Jalal pun pergi ke tempat Maham.

*

Image Jodha Akbar episode 132
Image Jodha Akbar episode 132

Jalal menanyakan apa Maham sudah membaca isi surat Jodha dengan benar. Maham mengiyakan. Ia meminta Jalal membaca sendiri jika tidak percaya, lalu mengambilkan surat Jodha. Namun, Jalal justru merobek-robeknya.

Maham masuk bahwa Jalal tidak mempercayainya karena lebih percaya pada Jodha. Ia mengingatkan Jalal untuk datang ke pesta perayaan lagi nanti malam, di mana Ramtanu Pandhey akan bermain musik lagi. Jalal tidak mau datang dengan alasan lelah. Namun Maham memberikan alasan bahwa suatu hari raja perlu juga untuk melakukan apa yang tidak disukainya.

Maham pun memberikan hadiah Jalal, seorang penari yang berada di dalam kerangkeng. Jalal terpana menatapnya.

*

Image Jodha Akbar episode 132
Image Jodha Akbar episode 132
Image Jodha Akbar episode 132

Pada pesta perayaan malam, semua orang datang menunggu Ramtanu, termasuk Jodha, Ruqaiya, Maham, dan Hamida. Tidak berapa lama kemudian, Jalal datang dan semua orang berdiri menyambutnya. Saat duduk di singgasananya, Jalal meminta Ruqaiya duduk di sebelahnya. Saat meminta seseorang duduk di sebelah kirinya, Jodha sudah berdiri sambil senyam-senyum. Namun Jalal memerintahkan seseorang untuk mengajak orang yang spesial itu baginya.

Saat dibawa, mata para lelaki tak berhenti menatapnya dan mengaku. Begitu pula Jodha dan Jalal, mengikuti wanita itu sampai ke tempat duduknya. Ramtanu, si penyihir musik pun sempat membeku selama beberapa saat. Maham tersenyum penuh kemenangan. Jalal kemudian meminta hadiah itu untuk duduk di sebelahnya.

Tidak dipilih duduk di sebelah Jalal, membuat hati Jodha kesal selama Ramtanu memainkan musik. Hatinya panas! Meski begitu mata Jalal terus-menerus melirik pada Jodha. Ia kemudian memerintahkan Maham untuk mengirimkan pesan pada Jodha untuk meninggalkan pesta perayaan tersebut. Jodha terkejut, tapi ia merasa tidak dibutuhkan. Karena itu, ia pun pergi.

Bersambung ke sinopsis 'Jodha Akbar' episode 133.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis 'Jodha Akbar' Episode 132

0 komentar:

Post a Comment